Selasa, 11 Februari 2014

Memperkatakan Firman

Kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi." - Yoshua 1:7-9

Berbahagialah orang ...yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. - Mazmur 1:1-2

Alkitab mengajarkan / menjanjikan berbagai dampak dahsyat Firman dalam kehidupan umat-Nya, sebab Firman berfungsi seperti cermin yang membaca kehidupan kita dengan standar yang benar, seperti makanan rohani - susu atau daging - yang menumbuhkan dan menguatkan, seperti palu yang menghancurkan berbagai sikap keras dosa dalam diri kita, seperti suluh dan pelita yang memberikan arahan dan bimbingan dalam pengambilan keputusan, seperti pedang Roh untuk menyanggupkan kita menolak berbagai serangan yang berasal dari si jahat.

Masalahnya, mengapa dampak sekaya dan sedahsyat itu kurang kita alami penuh? Mengapa pagi hari kita membaca porsi Alkitab dalam saat teduh kita lalu sesudah itu kita tenggelam dalam kesibukan sehari-hari dengan sedikit saja dampak dari perenungan Firman  Mungkin sekali karena metode kita kurang menampung pengakaran Firman dalam budi kita. Cobalah tiap pagi ketika membaca bagian Alkitab untuk perenungan kita, kita lakukan yang Allah nasihatkan kepada Yoshua dan yang dilakukan oleh pemazmur - yaitu merenungkan bukan dalam arti merenung diam dalam hati tetapi memperkatakan dengan bersuara berulang kali. Lalu dari momen ke momen sepanjang hari itu, angkat kembali ingatan akan Firman itu dan perkatakan lagi dengan suara yang meyakini. Cobalah metode sesuai pembacaan hari ini dan buktikan sendiri bagaimana latihan meditasi Firman dengan memperkatakan berulang-ulang ini berdampak dalam pembentukan hidup kita.

Terima kasih untuk Firman-Mu yang berkuasa mengubah dan membentuk kami. Tolong kami mengikuti teladan Yesus yang menyimpan Firman dalam hidup-Nya sehingga seluruh segi hidup, arah, keputusan, perjalanan hidup-Nya sesuai dengan kehendak-Mu - ya Firman yang hidup. Amin.

Senin, 10 Februari 2014

Percaya apa/siapa? Menyukakan siapa?



Percayalah kepada TUHAN dengan sepenuh hatimu, dan janganlah mengandalkan pengertianmu sendiri. Ingatlah pada TUHAN dalam segala sesuatu yang kaulakukan, maka Ia akan menunjukkan kepadamu cara hidup yang baik. - Amsal 3:5-6 (BIS)

Adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. - Galatia 1:10

Mengandalkan sumber daya kita sendiri dan mengatur strategi hidup, kerja, studi, bisnis bahkan pelayanan dengan semangat "menyenangkan manusia" - sudah menjadi terbiasa dalam keseharian kita. Marilah kita berpegang pada prinsip firman hikmat -- bahwa hanya orang yang menaruh percaya, keyakinan, kemantapan, pengharapan, keamanan, kedamaian di dalam Tuhan yang akan mengalami pimpinan nyata-Nya yang menghasilkan hidup yang "berhasil" menurut rencana-Nya yang kekal dan bukan menurut "pandangan manusia" yang sangat rentan kekeliruan. Mari belajarlah menjadi murid Kristus yang dari waktu ke waktu bertanya-tanya kehendak Allah, memohon petunjuk dan pemberdayaan Roh, dan menaklukkan kehendak, rencana, pertimbangan sendiri ke bawah kedaulatan-Nya.

Bapa yang penuh hikmat dan kuasa,
Terima kasih untuk begitu banyak hal yang kami alami / miliki yang semata adalah karunia-Mu di luar kendali kami (nafas, fungsi otak & syaraf, kesempatan untuk bertumbuh dlsb.). Ajarlah kami mengingat-ingat terus bahwa hasrat-Mu untuk kami jauh lebih sempurna dan baik ketimbang kesanggupan kami mengatur diri kami sendiri. Tolong kami bukan saja saat ini tetapi sejam kemudian, sepanjang hari, seterusnya dalam hidup kami untuk terus mempercayakan hidup kepada kepemimpinan-Mu. Dalam satu nama yang terpercaya, Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Sabtu, 08 Februari 2014

Berkat, jangan dijadikan Berhala!

Ada orang yang mengandalkan kereta perangnya, ada pula yang mengandalkan kudanya. Tetapi kita mengandalkan kuasa TUHAN, Allah kita. - Mazmur 20:8 (BIS)

Anak-anakku, jauhkanlah dirimu dari berhala-berhala!  1 Yohanes 5:21 (BIS)

Kesehatan, pendidikan, karier, status sosial, jaminan hari tua, bermacam barang berguna, dan banyak lagi hal lainnya yang kerap kita sebut sebagai BERKAT, adalah berbagai karunia Allah untuk kita. Allah ingin agar melalui banyak karunia-Nya itu kita boleh bertumbuh ke arah Dia, menjadi rekan-Nya mengelola bumi dan mewujudkan Kerajaan-Nya. Maka janganlah beranggapan semua itu usaha sendiri, milik sendiri. Sebab dengan demikian berkat menjadi berhala, dan itu pasti menghambat pertumbuhan kita ke arah Allah dan kemungkinan kita menjadi partner-Nya.

Allah yang Dahsyat,
kami termasuk pribadi yang banyak Kau berkati.
Syukur untuk kebaikan-Mu bagi hidup kami.
Tetapi Tuhan, kami sering lupa bahwa
mengejar kesejahteraan materiil dan jaminan hidup dari aspek finansial
sampai kami melupakan berbagi dengan sesama yang berkekurangan
tidak membuat kami akrab dengan-Mu.
Namun jika kami menaruh percaya kami dalam-Mu
dan berpaling dari kelekatan kami pada kebendaan,
Engkau akan menjamin dan melindungi hidup kami.
Amin.

Jumat, 07 Februari 2014

Gara-gara Kasih

Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. - Pengkhotbah 12:13
Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?  Tetapi kamu telah menghinakan orang-orang miskin. Bukankah justru orang-orang kaya yang menindas kamu dan yang menyeret kamu ke pengadilan?  Bukankah mereka yang menghujat Nama yang mulia, yang oleh-Nya kamu menjadi milik Allah? Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat baik. - Yakobus 2:5-8

Semua hukum, aturan, perintah, larangan... yang Tuhan berikan kepada umat-Nya berasal dari Allah yang kasih adanya. Maka semua hukum tersebut pasti mencerminkan atau bernafaskan kasih-Nya. Berarti menuruti perintah Allah pasti bersumber dalam dorongan kasih-Nya. Karena berasal dari kasih maka melakukan kehendak Allah pasti mengandung suasana emotif positif. Jadi jika menghindari kesalahan dan berbuat kebaikan menimbulkan rasa duka dan paksa, tentu ada sesuatu yang salah dalam kondisi kasih dalam hati kita terhadap Tuhan dan kepada sesama. Kiranya Roh kasih karunia memberikan kita pembaruan berkesinambungan memanifestasikan kasih itu dengan kuat-Nya. 

Allah Mahakuasa,
tugas kami adalah memelihara kasih,
kasih kepada-Mu dan kepada sesama kami seperti kepada diri sendiri.
Allah, Engkau kenal tiap pikiran, kata, dan tindakan kami,
entah baik atau jahat.
Kami kerap bergumul menaati perintah-Mu,
berat berbuat baik kepada sesama kami.
Karuniakan kami kesukaan dan kekuatan untuk hidup
dalam kasih sesuai maksud-Mu untuk kami.
Amin.

Rabu, 05 Februari 2014

Allah Terpercaya

Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan, - Yesaya 46:9-1
 
Pada saatnya yang tepat, Allah mengutus Anak-Nya ke dunia. Anak-Nya itu dilahirkan oleh seorang wanita dan hidup di bawah kekuasaan hukum agama. - Galatia 4:4 (BIS)
 
Pencipta dan Penyelamat yang Mahakuasa
Kami mengaku bahwa Engkau adalah Allah
dan tiada yang lain seperti Engkau.
Engkau menggenapi rencana agung-Mu dengan
mengutus Anak-Mu, Yesus
ke bumi untuk menjadi bayi, hidup sebagai manusia,
dan untuk mati demi dosa-dosa kami,
serta bangkit dari kematian.
Kami bersyukur kepada-Mu untuk penyelamatan tubuh-jiwa-roh kami
dan kami menatap ke depan ke Hari
ketika kami akan diubahkan ke dalam kemuliaan-Mu
dan hidup bersama-Mu kekal selamanya.
Amin.

Selasa, 04 Februari 2014

SAR

Beginilah kata TUHAN Yang Mahatinggi yang mengantar Israel pulang dari pembuangan, "Aku akan membawa orang-orang lain untuk bergabung dengan mereka yang sudah terkumpul."  - Yesaya 56:8 (BIS)

Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. - Kisah Rasul 2:41
 
Masih ingat perumpamaan "yang hilang" - mata uang, domba, anak - yang Yesus ceritakan dalam Lukas 15? Tiga perumpamaan itu menunjukkan hati Bapa seperti yang nyata dalam tindak-tanduk Yesus terhadap orang-orang yang dianggap hilang / sesat dan karenanya terpinggirkan dari kalangan yang menganggap dirinya layak. Standar yang dipakai untuk mengesampingkan orang itu bisa moral, keagamaan, pandangan teologis, ekonomi, dlsb.

Prumpamaan itu mau menegaskan bahwa gairah Allah sedemikian besar sampai mengambil inisiatif menjelma jadi manusia mencari yang terhilang itu. Orang yang percaya kepada Yesus "telah  ditemukan" namun Allah masih meneruskan Operasi SAR-Nya itu. Dan Ia ingin yang telah ditemukan - yaitu orang percaya - bukan terlibat dalam dosa baru menghakimi dan meminggirkan orang-orang yang tidak sama dengan kita, melainkan ikut serta dalam Operasi SAR Allah ini. Mari - dalam doa, dalam bersosial, dalam perbuatan baik, dalam kesaksian hidup sampai dalam kesaksian kata kita jalani panggilan mulia menyaksikan Injil SAR ini kepada orang-orang yang Allah taruh di sekitar kita. 
 
Allah yang mengasihi,
Engkau meminta kami untuk bertobat dan berpaling dari jalan dosa kami,
Engkau meluaskan pengampunan kepada semua orang yang bersedia menerima-Mu, Terima kasih kami termasuk di dalamnya. Tolong kami ingat untuk tidak ke luar dari Operasi Penyelamatan-Mu untuk dunia kami ini melainkan untuk memberi diri kami menjadi alat penyelamatan-Mu.
Dalam Nama Yesus Penyelamat kami - kiranya keluarga, tetangga, teman sejawat ... kami boleh mengalami anugerah-Mu juga. Amin.

Senin, 03 Februari 2014

Digendong TUHAN

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU INI — Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah. -  1 Korintus 1:18

Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. - Yesaya 46:4

Itulah sebabnya kami tidak putus asa. Sekalipun kami secara lahir semakin bertambah rusak, namun secara batin kami dijadikan baru setiap hari. - 2 Korintus 4:16 (BIS)

Allah yang Setia,
Engkau menyediakan untuk kebutuhan kami,
Tidak peduli berapa usia kami,
Engkau menopang kami
melalui banyak ujian dan kesulitan.
Bahkan ketika tubuh fana kami mulai melemah,
Kiranya Roh-Mu di dalam kami menguatkan kami
bahwa suatu hari kami akan bangkit dari kematian
dan hidup bersama-Mu.
Tolong kami untuk tidak lemah harap,
tetapi menaruh percaya kami di dalam-Mu.
Amin.

Sabtu, 01 Februari 2014

Kata-kata Penyembuh

Omongan yang sembarangan dapat melukai hati seperti tusukan pedang; kata-kata bijaksana bagaikan obat yang menyembuhkan.  - Amsal 12:18 (BIS)

Kalau kalian berbicara, janganlah memakai kata-kata yang kotor. Pakai sajalah kata-kata yang membina dan memberi pertolongan kepada orang lain. Kata-kata seperti itu akan mendatangkan kebaikan kepada orang-orang yang mendengarnya. Janganlah menyedihkan hati Roh Allah. Kalian sudah dimeteraikan dengan Roh, menjadi milik Allah. Roh itu juga merupakan jaminan bahwa Hari Pembebasan akan datang bagimu. Hilangkanlah segala perasaan sakit hati, dendam dan marah. Jangan lagi berteriak-teriak dan memaki-maki. Jangan lagi ada perasaan benci atau perasaan lain semacam itu. Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus. - Efesus 4:29-32 (BIS)

Allah transformasi dan perubahan,
kiranya hamba-Mu ini ingat bahwa setiap kapasitas diri / tubuh kami
adalah milk-Mu karena Roh Kudus mendiami kami;
kiranya abdi-Mu ini sadar akan dampak dari ucapan kami.
Tolong kami peka diri agar memakai kata yang lembut dan nada yang manis.
Ubah sikap tidak toleran kami menjadi kesabaran.
Transformasi kata-kata kami menjadi obat penyembuh dari-Mu
yang menarik pendengar datang mendekat kepada-Mu
dengan mereka mendengar / melihat bukti terang-Mu dalam hidup nyata  kami. Dalam Nama Putra-Mu yang kudus - Yesus.
Amin.

Jumat, 31 Januari 2014

Fokus pada Kerajaan

Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja - Daniel 2:21
Jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat  - Lukas 21:31
 
Allah kejelasan dan keteraturan,
Ambil dan keluarkanlah dari jalan hidup kami
segala rintangan yang menyebabkan kami meragukan-Mu
dan menyimpangkan perhatian kami dari pimpinan-Mu yang kudus.
Jaga pandangan kami agar terarah tepat ke Kerajaan-Mu
dan pengetahuan bahwa melalui kurban Juruselamat kami,
tempat kami adalah bersama-Mu kelak selamanya,
Amin.

Rabu, 29 Januari 2014

Musafir

Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! - Mazmur 84:6

Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.  Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya." Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!" - Lukas 7:6-7
 
Dunia ini bukan kediaman akhir kita. Kita hanya musafir di sini. Rumah kita kekal adalah bersama Bapa ketika Yesus Kristus Juruselamat kita telah menyempurnakan karya penyelamatan-Nya dengan mewujudkan langit dan bumi baru. Maka sementara menjalani hidup ini sebagai musafir perlu kita ingat bahwa pos-pos atau kondisi-kondisi yang kita lalui dan capai hanyalah keadaan sementara. Kita harus terus peka akan tuntunan-Nya dan arahan-Nya. Kita perlu berhasrat kuat bahwa di tiap pos yang telah kita capai kita selalu mengundang Tuhan menjadi "tamu" kita. Atau seperti kepala laskar itu, kita selalu meminta firman Allah dikirimkan ke situasi kita yang khas - firman penguatan, penyembuhan, koreksi, arahan, pembentukan, dlsb.
 
Dengan demikian kondisi atau pencapaian kita tidak menghambat kita untuk maju ke pos kehiupan berikut yang Ia ingin kita masuki. Kemajuan hanya bisa dicapai jika kita terus mengarahkan pandangan ke sasaran kekal kita dan sedia senantiasa meninggalkan / melepas pencapaian atau kondisi apa pun yang kita miliki demi memperkenan sang komandan hidup yang membimbingan kita dari saat ke saat.
 
Penghibur surgawi,
tanamkan dalam hati kami kesediaan untuk memerhatikan
anak-anak-Mu yang lain sebagaimana Engkau terus menerus
memerhatikan dan memenuhi kebutuhan kami,
Sementara kami melanjutkan perjalanan hidup kami,
ingatkan kami untuk selalu mengundang Engkau menjadi pandu kami,
dan berilah kami kekuatan untuk menunjukkan kasih-Mu selalu.
Amin.

Selasa, 28 Januari 2014

Menjadi Penatalayan yang Baik

TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya..- Mazmur 145:9

Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?  Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? -  Matius 6:24-26

Kita perlu melatih mata dan hati kita memandang pada berbagai ungkapan kedaulatan, kebaikan, kemurahan Allah dalam bumi ciptaan-Nya ini. Agar kita tidak membiarkan diri kita dikendali oleh berbagai kekhawatiran dan cara hidup seperti yang biasa dipraktikkan oleh orang yang tidak mengenal Allah. Agar kita sungguh mengabdi hanya kepada satu Tuan yang sungguh layak menerima iman, harap dan kasih kita - bukan kegemerlapan dunia, jaminan harta, kuasa pangkat - tetapi, Pencipta, Penyelamat, Pemilik hidup kita, Allah Tritunggal.
 
Melalui musim kehidupan,
Engkau memberkati kami dengan sinar matahari, awan,
hujan, angin, kehangatan, dan kesejukan.
Untuk keindahan bumi yang karuniakan kepada kami,
kami bersyukur kepada-Mu.Tolong kami menjadi pemelihara, pelayan, penyalur yang baik
atas tiap karunia-Mu dalam kehidupan kami,
Amin..

Sabtu, 25 Januari 2014

Kenyataan atau Kebenaran?

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. - Yehezkiel 36:26
 
Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa... murid-murid...penuh dengan sukacita dan dengan Roh Kudus. - Kisah Rasul 13:39, 52
 
Kenyataan diri kita seringkali tidak sama dengan kebenaran yang Firman nyatakan tentang keadaan orang percaya dalam karya penyelamatan Yesus oleh operasi Roh Kudus. Kenyataan kita acapkali: ragu, khawatir, mementingkan diri sendiri, berpikiran tidak murni / kotor, sombong, serakah, malas, dlsb. Kebenaran tentang diri orang percaya menurut kata Firman di atas adalah: kita sudah dibarui oleh Roh yang mengaplikasikan kuasa darah Yesus dan menciptakan hati yang baru dalam kita.
Jadi, yang mana yang ingin kita pegang dan ikuti? Kenyataan kita - sehingga kebenaran itu menjadi samar? Atau, kebenaran itu sehingga ia makin lama makin nyata dalam kenyataan kita?
 
Tuhan dan Allah Maha beranugerah,
Engkau telah memenuhi janji-Mu untuk menciptakan
dalam kami roh yang baru dan hati yang murni penuh kesukaan.
Engkau senantiasa melengkapi kami
agar serasi dengan sifat-sifat-Mu dan
berkarya memenangkan jiwa-jiwa bagi kerajaan-Mu.
Sambil kami berbagi itu, penuhilah kami selalu
dengan kasih, sukacita, dan kebajikan-Mu.
Amin.

Jumat, 24 Januari 2014

Agen Kerajaan Allah

Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Psalm 145:13
 
Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,  yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.  Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi. Efesus 1:7-10

Oleh pertolongan Roh kiranya kita mengetahui dalam-dalam dan mengalami semakin nyata bahwa kelimpahan anugerah yang Allah berikan bagi kita dalam Yesus Kristus bukan saja meliputi pengampunan dosa. Firman ini menyatakan bahwa cakupan dan sasaran penebusan adalah pewujudan kerajaan kekal Allah yang menyatukan baik yang di surga maupun yang di bumi. Keselamatan bukan saja pengampunan tetapi pemberdayaan kerajaan di dalam kita; tidak saja individual tetapi sosial bahkan universal; yang kekal tidak jauh tetapi hadir mengubah yang temporal.
 
Ketika menjalani hidup keseharian kita ingatlah apa yang dapat kita lakukan semata adalah anugerah. Waktu menimbang akan memutuskan dan melakukan sesuatu, lakukanlah dengan kesadaran bahwa hal itu perlu sepadan dan menjadi bagian dari rencana kekal kerajaan. Sudah waktunya kita berhenti menjadi orang rabun dekat yang hanya memikirkan diri sendiri, dan mengikuti pola dan nilai hidup dunia ini. Panggilan Anda dan saya adalah menjadi agen-agen kerajaan di bumi ini.
 
Bapa Surgawi,
bagaimanakah kami dapat bersyukur untuk
kasih-Mu yang teguh, tidak berubah, tidak beralih ini?
engkau mengasihi kami sebelum kami dilahirkan,
dan kini sampai kekal Engkau terus menopang kami dengan kasih-Mu.
Kami bersyukur melalui penyembahan dan pengabdian
serta perbuatan kasih kami sambil menghormati-Mu.
O Tuhan, terima kasih. Amin.

Kamis, 23 Januari 2014

Minoritas tetapi Kawanan Kecil Allah!!!

TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, sebab nama-Nya yang besar. Bukankah TUHAN telah berkenan untuk membuat kamu menjadi umat-Nya? - 1 Samuel 12:22

Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu. - Lukas 12:32

"Bersama Tuhan kita mayoritas - meski sesedikit apa pun jumlah kita dibanding mereka yang tidak sehaluan." Benarkah ini keyakinan kita orang percaya, atau ini hanya klise pemanis bibir saja? Roma 8:31 mengutarakan pertanyaan retoris ini: "Jika Allah di pihak kita, siapakah lawan kita?" Anda baca seterusnya bagaimana ayat-ayat penting itu memerinci apa / siapa saja yang mungkin melawan kita... Itu serasi jjanji Yesus: alasan bahwa jika kita milik Yesus dan hidup serta prinsip dan tindakan kita seirama Dia, kitalah kawanan kecil-Nya yang terhisab dalam kekuatan dahsyat hadirnya kerajaan Allah di bumi ini. Jadi yang perlu kita pastikan ialah adakah perbuatan-perbuatan kerajaan itu dalam hidup kita? Adakah sikap Allah dan nilai Allah bekerja semakin nyata dalam diri kita?
 
Ya Penopang surgawi,
kami mengucap syukur untuk keluarga dan sahabat,
gereja dan pekerjaan, ujian dan masalah - ringan maupun berat,
serta kemenangan dan pencapaian yang kami alami.
Engkau memasok segala kebutuhan kami
sebelum permintaan untuk itu terbit dalam doa-doa kami.
Terima kasih Tuhan untuk kebaikan dan kemurahan Roh-Mu.
Wujudkanlah semakin nyata kemilikan-Mu atas kami
dalam energy dan tindakan nyata kami sepanjang hidup.
Amin.

Rabu, 22 Januari 2014

Zaman Anugerah

Lalu Allah berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."  - Keluaran 3:5


Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya - Ibrani 4:16
 Jangan gegabah seperti Marcion menyimpulkan bahwa Allah PL tidak sama dengan Allah PB. Allah sepanjang zaman tidak berubah, senantiasa beranugerah, penuh kasih, kudus dan adil, Karena itu Ia menyiapkan satu-satunya mediator antara diri-Nya dan manusia yang sepenuhnya mewujudkan seluruh sifat-sifat-Nya sekaligus mewakili manusia. Itu sebab zaman PL yang merupakan zaman penyiapan bagi kedatangan sang Mediator, manusia tidak sembarangan dapat mendekat ke hadirat-Nya. Ketika masalah dosa manusia telah dibereskan oleh sang Mediator, maka jalan mendekati takhta anugerah Allah terbentang lebar.

 
Kami datang kepada-Mu, Tuhan,
lepas kendali, sesat, berdosa, dan butuh penyelamatan.
Bersihkan kami, o Tuhan, tubuh dan jiwa kami.
Cuci bersih hati kami dan penuhi kami dengan Roh Kudus-Mu.
Utus kami ke dalam dunia sebagai contoh cemerlang tentang kasih-Mu.
Kami mohon ini dalam Nama-Mu. Amin

Selasa, 21 Januari 2014

Kepemimpinan Menghamba

Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. - Yesaya 42:1
Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, -  Markus 10:42-43
 
Kepemimpinan hamba bukan saja ideal tetapi praktikal, bisa bahkan mesti dipraktikkan! Yesus telah lebih dahulu memodelkannya bagi kita. Otoritas Roh yang mengurapi Dia bukan untuk kepentingan diri-Nya diri-Nya tetapi untuk membuat Dia mengabdi dan melayani hukum Allah sehingga dengan itu Ia memanusiakan manusia. Orang Kristen dan Gereja perlu mengingat-ingat dan melatih diri di bawah bimbingan Roh agar tidak kemasukan roh dunia dalam pekerjaan gerejawi maupun dalam pekerjaan keseharian yang Tuhan karuniakan kepada kita. Kita harus membuka diri kepada Sang Hamba Allah untuk kembali menyatakan pelayanan-Nya di dalam dan melalui kita.
 
Kita juga perlu memperjuangkan prinsip ini agar komunitas di mana kita ada tidak dibawa aus "mabok demokrasi" dan secara sadar boleh menginfeksi suasana dan penentuan arah kehidupan politis-ekonomi bangsa kita dengan terlibat bahkan menyebarkan tuntutan akan kepemimpinan hamba ini dalam pemilihan legislatif dan eksekutif tahun ini.
 
Allah yang baik,
Tolong kami untuk tetap tenang
melalui badai yang mengamuk sepanjang kehidupan kami.
Kami tahu pentingnya mengabdikan diri kami kepada-Mu.
Karena kasih-Mu hidup kami selama di dunia ini
dipenuhi Roh dan kesukaan tanpa tandingan.
Dengarlah seruan kami o Tuhan.
Amin.

Senin, 20 Januari 2014

Makin Dekat Tuhan

TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya, dan langit dan bumi bergoncang. Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan benteng bagi orang Israel. - Yoel 3:16
Yesus berdoa: "Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat." - Yohanes 17:15
Hidup dalam dunia yang terkesan makin jahat dan makin menuju akhir ini, kita perlu pandai membaca zaman, tulus seperti merpati sekaligus cerdik seperti ular. Dengan kata lain semakin menarik dunia ini semakin kita harus waspada; semakin gelap dan jahat dunia ini semakin orang percaya mesti memancarkan terang, hikmat, kebaikan dalam anugerah-Nya.

Kami tidak ingin lepas dari tangan-Mu, Tuhan Yesus,
karena Engkau adalah penyelamat dan perlindungan kami,
Kami ingin melekat pada-Mu agar kami tidak tersesat.
Mohon oleh Roh-Mu kami boleh berpegangan erat kepada-Mu
dan makin hari makin mendekat kepada-Mu.
Amin.

Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

Sabtu, 18 Januari 2014

TUHAN - Nyanyianku

TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku (nyanyianku); Ia telah menjadi keselamatanku. - Mazmur 118:14

Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; - Kolose 1:13

Puji syukur adalah ungkapan keakraban hubungan kita dengan Allah. Sebaliknya, apabila Tuhan terpinggirkan oleh pengandalan diri sendiri atau pementingan hal lain seperti harta, kuasa, nama, dlsb., maka yang terungkap seringkali adalah keluhan dan sungutan. Bahwa kita telah dibebaskan dari segala bentuk kegelapan yang merusak semestinya melahirkan dorongan untuk memuji Tuhan bahkan menjadikan Tuhan dan segala keajaiban perbuatan-Nya menjadi nyanyian pujian kita.
 
Terima kasih o Juruselamat yang mulia,
untuk semua berkat-Mu yang melimpah.
Kami mohon Engkau terus memberkati kami orang percaya
agar kami boleh menjadi berkat bagi sesama kami,
Kami bersyukur untuk Putra-Mu, Yesus,
yang darah-Nya telah dicurahkan demi kami,
Amin.

Jumat, 17 Januari 2014

Mediator Kita Semua

Sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. - Yesaya  53:4

Ia (Yesus) adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. - 1 Yohanes 2:2
 
Dunia ini hanya memiliki seorang pengantara, yaitu Dia yang sudah menanggung segala kesengsaraan kita dan memberi hidup-Nya menjadi kurban pendamaian kita . Karena itu dunia ini sejatinya sangat membutuhkan Dia. Mereka yang adalah keluarga kita, kerabat, tetangga, kenalan, teman sekantor, orang yang dekat dan jauh dari kita - semua membutuhkan sang mediator agar bisa berelasi dengan Allah. Dan dalam, relasi dengan Allah manusia boleh berfungsi sungguh manusiawi seperti yang Ia maksudkan.

Kami berdoa untuk para pemimpin dunia ini, bangsa kami, provinsi, kota, pertetanggaan, dan gereja kami. Masing-masing mereka memiliki tantangan mereka sendiri -- sertailah mereka sementara mereka mengjhadapi kesulitan ini. Engkau adalah keselamatan mreka dan keselamatan kami.  Dengar doa kami. Amin.

Kamis, 16 Januari 2014

Kuatkan Iman Kami, TUHAN!

Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia. Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, berilah kekuatan-Mu kepada hamba-Mu, dan selamatkanlah anak laki-laki hamba-Mu perempuan! Lakukanlah kepadaku suatu tanda kebaikan, supaya orang-orang yang membenci aku melihat dengan malu, bahwa Engkau, ya TUHAN, telah menolong dan menghiburkan aku. - Mazmur 86:15-17
 
Kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: "Tambahkanlah iman kami! - Lukas 17:5
Tidak selamanya iman kita kuat. Kadang bukannya memengaruhi kondisi dan situasi hidup kita yang berubah-ubah, iman kita justru melemah olehnya. Pemazmur mengalami itu, para rasul berseru memohon Tuhan menambahkan iman mereka. Kita, keluarga kita, saudara iman segereja, dan banyak saudara seiman lainnya mengalami pasang surut kehidupan yang sama. Itu sebab perlu syafaat - baik dalam doa maupun dalam gaya hidup sebagai imam bagi sesama kita.
 
Bapa, kami berdoa untuk kami yang papa,
tuna wisma, korban ketidakadilan, yang tertindas dan dilupakan,
korban banjir dan bencana lainnya,
yang sakit menahun tanpa perbaikan,
yang imannya goncang, yang takut, yang tanpa asa...
Naungi kami semua, o Tuhan.Hidupkan dan kuatkan kami. Tambahkanlah iman kami!
Amin.

Rabu, 15 Januari 2014

Penyelenggaraan Ilahi

Segala perbuatan-Nya adalah benar dan jalan-jalan-Nya adalah adil, dan yang sanggup merendahkan mereka yang berlaku congkak. - Daniel 4:37

Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. -1 Petrus 5:6
 
Berilah kami kesabaran untuk menantikan
penyelenggaraan-Mu yang kudus dan ilahi.
Kami memercayai Engkau, o Tuhan,
sementara Engkau mengarahkan kami
menjauhi jalan dosa dan mendekat kepada-Mu.
Kami taruh hidup kami dalam tangan-Mu.
Kuatkan hati kami dan bentengi akal budi kami,
ya Tuhan yang kekasih,
Amin.

Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.

Selasa, 14 Januari 2014

Untuk Apa Karunia-Nya?

"Hai engkau yang dikasihi, janganlah takut, sejahteralah engkau, jadilah kuat, ya, jadilah kuat!" Daniel 10:19

Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu, yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku. Romans 1:11-12

Kita dicipta oleh Allah yang bersekutu yang berada dalam tarian kekal Tiga Pribadi - Bapa, Putra, Roh Kudus - Esa dalam keberadaan, hasrat, rencana, tindakan, dari kekal sampai kekal. Maka sebagai gambar-Nya kita juga adalah keberadaan untuk persekutuan, untuk saling berbagi. Seperti Allah Tritunggal. Ia sumber sifat persekutuan tersebut, Ia menginginkan persekutuan kita dengan-Nya, kita memiliki hati yang hanya bisa dipuaskan apabila kerinduan kita akan Dia terpenuhi, dan apabila kita sungguh mempraktikkan saling berbagi, saling menguatkan, saling mengingatkan, saling mendukung... seperti Allah Tritunggal. Maka mari miliki dorongan seperti Paulus - ingin berbagi karunia2 yang telah Tuhan titipkan ke masing-masing kita supaya Tubuh-Nya tumbuh. Mari sadari ada banyak Daniel yang sewaktu-waktu mengalami juga kelemahan, kebutuhan untuk didoakan, ditopang, didukung secara nyata oleh sesama hamba-Nya yang lain.
 
Terima kasih Juruselamat yang Mulia
atas segala sesuatu yang telah Kau lakukan
dan terus lakukan sampai hari ini untuk anak-anak-Mu.
Kami bertekuk lutut dan wajah menengadah
menerima semua berkat anugerah-Mu
memohon Kau tanamkan dalam kami kesadaran
dan hasrat bahwa karunia-Mu Kau berikan
untuk menjadi alat penguat persekutuan Tubuh-Mu..
Dengarlah doa kami, ya Tritunggal yang agung.
Amin.

Senin, 13 Januari 2014

IA Cermin Kita

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU INI: Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.- Yesaya 42:3

Aku tidak lagi menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, kalau Aku mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH." - Yehezkiel 39:29


Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga. - Kisah Rasul  10:45
Allah tidak saja tidak menolak tetapi menyambut kita, Ia juga mengampuni, membasuh, memperbarui secara berkesinambungan, memberdaya bahkan menjadikan kita cermin kemuliaan-Nya - kebaikan, kasih-setia, kemurahan dan kekayaan sifat-sifat-Nya yang cantik lainnya. Tidak ada panggilan dan kesempatan lebih indah dan lebih mulia dari ini - masuklah ke dalam hati-Nya makin dalam.

 
Juruselamat Yang Mahahadir,
Engkaulah cermin sejati di mana di dalam-Mu kami harusnya melihat cerminan diri kami, Terima kasih untuk kesempatan melihat kebaikan-Mu dalam semua orang di sekitar kami. Kiranya wajah kami mencerminkan kebaikan dan kemurahan yang Kau curahkan ke atas kami hari demi hari. Kami mohon kiranya semua orang boleh mencicipi kebaikan-Mu dan melihat citra-Mu di dalam kami. Amin.

Minggu, 12 Januari 2014

Hidup ini Sakramental

"Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"... Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki....Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."  - Yohanes 6:9, 11, 51
 
Kita, Anda dan saya ... adalah sakramen atau lebih tepatnya hidup kita bersifat sakramental. Kok bisa?
Perjamuan kudus, atau yang disebut juga Ekaristi, Misa, Perjamuan Tuhan adalah sakramen yang Yesus sendiri tetapkan. Apakah arti dan makna sesungguhnya dari ucapan Yesus yang tiap kali Perjamuan itu diadakan, selalu diucapkan: "Inilah tubuh-Ku yang dipecah-pecahkan bagimu, ambillah dan makanlah.".. Dan sesudah itu Ia mengangkat cawan dan berkata, "Inilah darah-Ku yang dicurahkan bagimu, ambillah dan minumlah."
 
Sebagian gereja menerima PK sebagai peringatan (Zwingli), sebagian lagi mengajarkan bahwa roti dan anggur itu sungguh mengalami perubahan substansi menjadi tubuh dan darah Yesus (Katolik), sebagian lain mengatakan bahwa tubuh dan darah Kristus hadir bersama roti dan anggur PK (Lutheran), dan sebagian lagi (Calvin) meyakini bahwa dalam iman sakramen Ekaristi itu secara misterius menjadi penghubung kita dengan Yesus yang telah mengurbankan tubuh dan darah-Nya dan kini ada di Surga. Dengan menerima PK kurban Yesus yang sekali untuk selama-lamanya itu kita hayati secara baru dan Ia yang telah bangkit melalui Roh-Nya mempersegar-memberdaya iman kita untuk mengalami hidup-Nya di dalam hidup kita.
 
Pernahkah Anda bayangkan PK bukan dalam latar meja perjamuan malam tetapi dalam latar Golgota. Dengan bersimbah darah, ketika tombak dihunjamkan ke lambungnya dan keluar air dan darah, bersama dengan teriak-Nya "Ya Allahku, ya Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku," teriak yang sama itu mengandung sisi lain yang berbunyi "Inilah tubuh-Ku dan darah-Ku, makanlah dan minumlah supaya Engkau beroleh hidup-Ku di dalam-Mu."
 
Maka dengan ambil bagian dalam Perjamuan Tuhan, kita menegaskan ulang bahwa sungguh tubuh-jiwa-roh kita telah menerima hidup-Nya yang memperbarui dan memberdaya kita terus menerus sampai mewujud dalam penyempurnaan hidup kekal kelak. Roti dan air anggur PK itu berubah menjadi tubuh dan darah kita - seluruh kesanggupan, tenaga, kesehatan, akal budi, keringat... dengan kata lain sebagaimana roti dan anggur itu telah menyatu dan menjadi energi hidup jasmani kita, demikianlah Yesus Kristus yang telah mati, bangkit dan kini bersyafaat dalam kemuliaan-Nya di surga telah menyatu dengan seluruh aspek hidup kita, menjadi daging, darah, nafas, tenaga, inspirasi, energy, hasrat,... dst. dari hidup kita.
 
Inilah alasan saya mengatakan hidup kita adalah sakramen atau bersifat sacramental. Karena tidak ada bagian diri kita yang tidak dimasuki, diisi, dihidupkan, diberdayakan oleh tubuh dan darah Yesus, maka seluruh hidup kita ini bukan saja mengandung tetapi juga menghadirkan diri Yesus. Berarti seharusnya tidak saja secara tidak langsung kita menyaksikan dan menghadirkan Yesus melalui keberadaan kita, tetapi secara sadar dan langsung sepatutnya kita menjadi roti dan anggur yang dengan syukur dan rela kita izinkan Ia pecah-pecah dan bagikan kepada sekitar kita yang memerlukan Dia, membutuhkan daya-daya-Nya.

Seperti lima roti dan dua ikan bekal makan siang anak itu ketika dipecah-pecah dan dibagi-bagikan oleh Ia yang memberi diri-Nya dipecah dan dicurah - secara misterius ransum anak itu sanggup mengenyangkan kebutuhan 5000 orang yang butuh makanan itu, demikian juga seterbatas apa pun kesanggupan kita jika dengan syukur dan rela dipersembahkan ke tangan Tuhan untuk menjadi roti-anggur dari-Nya pasti akan menghasilkan banyak mukjizat pemberdayaan dari hidup Yesus kepada mereka yang membutuhkan.

IA Ada!!!

Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan? - Mazmur 10:1

Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati." - Yohanes 11:32
 
Allah baik adanya, penuh kasih dan anugerah, setia, berkuasa, benar dan kudus. Ia pro ciptaan-Nya, pro umat-Nya, pro semua janji dan rencana-Nya.
Hanya. di sisi sini sebelum langit dan bumi ini diperbarui kita masih berada dalam realitas yang belum tuntas dibersihkan dari pengaruh dosa,  Karena itu kadang kita seakan mengalami lain dari yang kita harapkan. Kebaikan, kesetiaan, kekuasaan Allah seakan terbatas atau bahkan beda dari konsep dan harapan kita.
Tetapi, bagaimana pun perasaan atau situasi kita, apa yang Firman singkapkan harus kita pegang. Ia adalah Allah yang baik, beranugerah, mulia, berkuasa. Jika bukan kini kita alami, kelak pasti itu akan terwujud penuh. Jika sekarang kita rasakan seolah lain, tugas kita adalah tetap memercayai Dia atau menundukkan situasi dan kesan kita yang tak sempurna kepada penyingkapan Firman-Nya.

Juruselamat,
Engkau adalah penghibur dan penguat kami,
Tolong kami jangan pernah melupakan
bahwa Engkau selalu hadir sementara kami menjalani hidup ini.
Kiranya kami menjaga hati kami terpusat penuh pada-Mu ya Allah,
rekan seperjalanan kami dalam hidup ini,
selalu ada dalam segala waktu
dan pasti di saat-saat kebutuhan kami terbesar.
Amin.

Jumat, 10 Januari 2014

Ekspansi Anugerah

Apabila kamu menjual sesuatu kepada sesamamu atau membeli dari padanya, janganlah kamu merugikan satu sama lain.. - Imamat 25:14

Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.  - Roma 12:9-10

Allah sumber Anugerah dan Kasih,
meski kami diberatkan oleh pencobaan dan kesukaran sendiri,
kami berdoa untuk orang lain supaya semua kami
boleh menerima kasih, kemurahan, dan anugerah-Mu
dengan kesukaan dan ucapan syukur,
Kiranya makin banyak orang mengamini-Mu.
Amin.
 
Sungguh, Akulah yang dinanti-nantikan pulau-pulau yang jauh

Kamis, 09 Januari 2014

Kebajikan Allah

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! - Yesaya 42:10
 
Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:  "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,  Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu. - Lukas 1:67-68

Bapa,
Tidak ada perbuatan kami yang layak menerima
kebajikan yang kau siramkan ke atas kami.
Bahkan dalam ketidaktaatan kami
pengampunan-Mu senantiasa tersedia.
Kami dibebaskan hanya melalui kasih dan anugerah-Mu.
Amin

Rabu, 08 Januari 2014

Prajurit Terang

Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api. - Yesaya 9:4
 
Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,  kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; - Efesus 6:14-15
 
Tidak ada area abu-abu atau antara dalam perang antara terang vs gelap. Entah kita sungguh manusia terang atau antek kegelapan. Jika hati, pikiran, pertimbangan, kecenderungan, fantasi, hasrat dan perbuatan kita masih dalam belenggu kegelapan - mohon dengan sungguh agar Allah memindahkan kita ke dalam kerajaan terang Anak-Nya Yesus Kristus (Kol. 1:13-14). Jika kita adalah prajurit terang Yesus Kristus - mari maju dalam perang rohani ini. Izinkan Roh segala Terang memancar bebas dalam setiap ruang hidup kita sampai kita boleh turut dalam arak-arakan kemenangan Anak Allah dari momen ke momen, melalui kesaksian hidup, pewartaan, pekerjaan, sikap dan tindakan kasih dalam berbagai relasi kita.
 
Bapa Mahakudus,
Lindungi kami, sementara kami berdiri dalam dunia ini
dengan perlengkapan firman-Mu yang kudus.
Atur langkah-langkah kami sementara kami maju
memasuki komunitas keseharian kami
untuk mewartakan keagungan ilahi-Mu melalui tindak-tanduk kami.
Dalam nama Yesus. Amin.

Selasa, 07 Januari 2014

Doa Keselamatan

Ingatlah aku, ya TUHAN, demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu. - Mazmur  106:4

"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu. Lukas 2:29-30
Juruselamat kami semua,
kami sebagai anak-anak Allah kerap gagal menaati Bapa kami
dan tidak layak menerima pengampunan.
Kendati demikian kami menundukkan kepala kami
dan berdoa untuk keselamatan dari-Mu.
Kami mohon pengampunan bagi dosa-dosa yang kami sadari atau tidak,
yang kami ucap atau tidak,
yang kami lakukan atau tidak lakukan.
Selamatkanlah kami ya Bapa yang kudus.
Amin.

Senin, 06 Januari 2014

Penguatan & Pemeliharaan Ilahi

Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit. - Mazmur 148:13
 
Sesungguhnya, Allah adalah penolongku; Tuhanlah yang menopang aku. - Mazmur 54:6
 
Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat  - 2 Tesalonika 3:3
 
Kami memuji Nama-Mu, Tuhan,
kami menyembah dan memuja-Mu,
karena Engkau adalah kekuatan kami
dan perisai kami melawan kejahatan
yang kami hadapi dalam keseharian kami.
Engkau senantiasa setia dan tidak pernah
mengecewakan anak-anak-Mu yang taat.
Sementara Engkau membimbing kami,
kami percayai hikmat ilahi-Mu.
Amin.

Minggu, 05 Januari 2014

Terang Hidup

Kita menghina dan menjauhi dia, orang yang penuh sengsara dan biasa menanggung kesakitan. Tak seorang pun mau memandang dia, dan kita pun tidak mengindahkan dia. - Yesaya  53:3 (BIS)
Allah yang berkata, "Hendaklah dari dalam gelap terbit terang," Allah itulah juga yang menerbitkan terang itu di dalam hati kita, supaya pikiran kita menjadi terang untuk memahami kecemerlangan Allah yang bersinar pada wajah Kristus.  2 Korintus 4:6 (BIS)

Ketika kita masih dalam gelap kita tidak dapat menilai bahkan tidak sanggup melihat hal-hal terang dari Allah. Ketika terang kemuliaan Allah terbit dalam hati kita - yaitu Yesus masuk dan menerangi dari kedalaman hati ke keseluruhan hidup kita - barulah kita dapat membedakan gelap dari terang, gelap adalah gelap, terang adalah terang. Baru kita sungguh dapat menyukai "berlian" dari Allah dan menjauh dari hal-hal yang hanya sampah di mata Allah meski itu dianggap nikmat dan mulia oleh dunia ini. Barulah juga kita dapat dengan sukacita memberi diri kita terlibat dalam kegiatan Allah mewujudkan rancangan kekal-Nya dalam dunia ini - meneruskan terang dan otoritas Kerajaan mengenyahkan kegelapan.
 
Allah Bapa,
terang-Mu melebihi terang matahari.
Terang-Mu sedemikian kuat sampai di mana pun kami berada,
jalan kami menjadi terang dan ketakutan kami akan gelap lenyap.
Terangi kami terus sepanjang jalan hidup kami.
Kemuliaan bagi-Mu.
Amin

Kamis, 02 Januari 2014

Awal & Akhir

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. - Kejadian 1:1-3

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. - Efesus 1:3-6
 
Alkitab mulai dengan kalimat penting yang perlu juga menjadi prinsip kita menjalani tahun-tahun kehidupan kita. "Pada mulanya Allah," baru menyusul sesudah itu "menciptakan langit dan bumi" (yaitu segala sesuatu yang kita kenal sebagai alam semesta ini). Yesus sendiri disebut "Alfa dan Omega" - yang Awal dan yang Akhir - artinya Ia yang memulai segala sesuatu dan yang menjadi tujuan akhir dari hidup manusia, dunia, dan segenap alam semesta ini. Sungguh sesuatu yang sangat dalam di luar kesanggupan kita memahaminya, bahwa alam semesta yang infinit ini dan hidup manusia yang luar biasa menakjubkan ini - semua dimulai, diadakan, dicipta oleh Allah,
 
Menambah ketakjuban kita adalah ilham Firman melalui Paulus bahwa sebelum dunia dicipta itu, Allah sudah memiliki rencana penyelamatan bahkan sudah menaruh orang percaya - kita, dengan nama kita masing-masing - dalam hati-Nya, untuk menjadi harta berharga kepunyaan-Nya. Kasih dan Rencana seagung dan seajaib itu patut membangkitkan sorak Haleluyah dalam ucapan syukur tak henti sepanjang hari-hari kehidupan kita sebelum kita berjumpa Dia muka dengan muka kelak.
 
Mari mohon Roh-Nya menolong kita untuk selalu menempatkan "Pada mulanya Allah" dalam waktu kita, keluarga kita, bisnis kita, studi kita, kehidupan moral kita, kehidupan social kita, hobby kita, belanja kita, pertimbangan pemakaian uang kita, dlsb. Dan mari, melaksanakan apa pun yang Tuhan firmankan untuk kita isi dan lakukan dalam kehidupan kita dengan rasa syukur yang dalam bahwa perintah itu lahir dari Ia yang telah menaruh kita dalam rencana penyelamatan kekal-Nya sebelum dunia dijadikan.
 
O Allah Pencipta dan Penyelamat kami,
Hati kami penuh dengan ketakjuban dan syukur karena kekuasaan-Mu dan anugerah-Mu yang di luar kesanggupan kami untuk memahaminya.
Tolong kami untuk tidak menjadikan keinginan, dorongan, tarikan apa pun dan dari siapa pun menggantikan posisi yang seharusnya adalah milik-Mu - kiranya Engkau adalah awal dan akhir dari segenap aspek kehidupan kami. Amin.

Rabu, 01 Januari 2014

Pujian Awal Tahun

Hari-hari Sabat-Ku juga Kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan mereka. - Yehezkiel  20:12

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.  Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. - Yohanes 10:10-11
 
Dengan kami melangkah masuk ke tahun baru 2014 ini,
kiranya pikiran pertama kami adalah memuji Bapa di surga;
karena pemberian hidup dari-Mu, kami bersyukur dari lubuk hati kami terdalam.
Dan dengan yakin kami berseru kepada-Mu Tuhan,
pimpinlah kami dalam perlindungan-Mu yang aman,
sepanjang waktu kehidupan kami di bumi ini.
Serta karuniai kami dorongan kuat Roh-Mu agar kami rela mencerminkan
karakter-Mu - baik-kudus-murah hati-penuh kasih-setia-rela berkorban dalam perilaku moral dan sosial kami.
Amin.

Selasa, 31 Desember 2013

Egois? No!

Hai kamu, yang menganggap jauh hari malapetaka, tetapi mendekatkan pemerintahan kekerasan; yang berbaring di tempat tidur dari gading dan duduk berjuntai di ranjang; yang memakan anak-anak domba dari kumpulan kambing domba dan anak-anak lembu dari tengah-tengah kawanan binatang yang tambun; yang bernyanyi-nyanyi mendengar bunyi gambus, dan seperti Daud menciptakan bunyi-bunyian bagi dirinya; yang minum anggur dari bokor, dan berurap dengan minyak yang paling baik, tetapi tidak berduka karena hancurnya keturunan Yusuf! - Amos 6:3-6
 
Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. - Filipi 2:4

Kemarahan Tuhan kepada umat-Nya zaman Perjanjian Lama bukan saja karena kejahatan yang mereka buat tetapi juga karena kebaikan yang mereka tidak buat. Dosa memang selalu memiliki dua wajah: sifat nyata - berbuat tidak benar dan sifat tidak nyata - tidak berbuat benar / baik. Di akhir tahun karunia-Nya ini, mari kita izinkan Roh kasih-karunia menunjukkan dan mendorong kita melepas energi dan perbuatan yang seharusnya kita wujudkan bagi sesama orang percaya dan sesama manusia lainnya. Ingat bahwa kita mencerminkan kemuliaan-Nya bukan saja dengan moralitas yang baik tetapi juga dalam kehangatan kepedulian sosial kita.
 
Allah Yang Mahatahu,
Engkau mengerti betapa egoisnya kerap kami membuat hari-hari kehidupan ini. Luaskanlah cakrawala kami dan berkati visi kami, untuk melayani Mu lebih setia melalui kepedulian kami pada sesama saudara seiman kami yang perlu, dan semua ciptaan-Mu. Amin.

Senin, 30 Desember 2013

YUK - Berhitung...!

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU INI - Aku hendak mewartakan kasih TUHAN dan memuji Dia karena segala perbuatan-Nya. Dengan limpah Ia memberkati umat-Nya, karena Ia berbelaskasihan dan kasih-Nya tidak berkesudahan. - Yesaya 63:7 (BIS)

Kuingat hari-hari yang lalu; kupikirkan segala perbuatan-Mu, kurenungkan semua karya-Mu. - Mazmur 143:5 (BIS)

Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus. - Galatia 1:11-12
 
Mari "Hitung Berkat Satu-per-satu...":
Pengampunan, bimbingan, pencerahan, kekuatan, penghiburan, terobosan, kesembuhan/kesehatan, rejeki, kesempatan, pengudusan, pertemanan, pertumbuhan anggota keluarga...
 
Yesus Allah kami yang berinkarnasi,
Engkau adalah pemberian ajaib yang membuat kami takjub.
Lanjutkanlah menyingkapkan Injil-Mu pada kami,
supaya kami selalu ditarik untuk merenungkannya dan menyaksikannya,
Amin.

Minggu, 29 Desember 2013

Berkat UNTUK Memberkati

TUHAN berfirman kepada Abraham: "Aku akan ...memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. - Kejadian 12:2
Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk! -  Roma 12:14
 
Cukup banyak kita dan cukup sering kita berdoa, memohon, tanpa mengerti apa maksud Tuhan menjawab permohonan tersebut.
 
Allah menjawab setiap permohonan yang menjadi bagian dari rancangan-Nya lebih luas! Ia memberi kita pengampunan dan keselamatan agar hidup kita menyaksikan anugerah dan kemuliaan-Nya. Ia memberi kita kesehatan agar kita boleh mengunjungi orang sakit dan menumpangkan tangan berbagi kesembuhan dari-Nya. Allah memberi kita banyak berkat agar kita dimampukan menjadi berkat dengan berbagi berkat dengan mereka yang butuh pertolongan.
 
Maka... jangan minta doa agar diberi kesehatan, diberi berkat dlsb. jika kita tidak bersedia menjadi perpanjangan tangan Allah untuk memenuhi kebutuhan tubuh Kristus dan dunia sekitar kita!
 
Allah Maha beranugerah,
Engkau telah memberkati kami dalam banyak hal.
Kami bersyukur, tetapi sering kami lupa bahwa berkat yang kami terima
tidak genap kecuali berkat-berkat itu menjadi berkat bagi orang lain.
Berilah kami sikap bakti untuk menghidupi kehidupan yang memberkati.
Amin

Sabtu, 28 Desember 2013

Pancaran Terang

Semoga... semua sahabat-Mu jaya bagaikan surya di angkasa! - Hakim-hakim 5:31 (BIS)Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang. - Efesus 5:8
 
Terang telah terbit, memancar dalam hidup setiap orang yang menerima Dia - Yesus Kristus sumber segala terang - dalam hidup kita.
 
Kita cenderung  mengartikan terang secara tidak utuh. Entah sebagai terang moral saja, yaitu perbuatan dan sikap benar atau sebagai terang sosial semata, yaitu perbuatan baik di tengah masyarakat.  Terang pasti memancarkan sesuatu yang bersih, segar, hidup, nyaman sekaligus menyingkapkan yang kotor, salah, tidak benar, berbahaya.
 
Kita perlu mengizinkan sifat menerobos, memancar, ke luar dari Terang dalam hidup dan pelayanan kita. Jangan kita seperti yang Yesus ingatkan pada para pendengar-Nya - menjadi seperti pelita yang dinyalakan di bawah gantang, yang hanya benar, baik, berkontribusi bagi kalangan sendiri saja. Mari kita izinkan Ia memancarkan terang-Nya - moral dan sosial - melalui sikap dan perbuatan benar kita juga berkontribusi aktif-nyata dalam interaksi sosial kita.
 
Allah, terang kasih-Mu menerangi sudut-sudut tergelap dari keberadaan manusia. Enyahkan ketakutan kami dan buat kami pembawa rerang-Mu sementara kami mempersembahkan hidup dan pelayanan kami untuk-Mu. Amin.

Jumat, 27 Desember 2013

Dikenal-Mengenal

Ya TUHAN semesta alam, Allah Israel, yang bertakhta di atas kerubim! Hanya Engkau sendirilah Allah segala kerajaan di bumi; Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi. - Yesaya 37:16
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. - Efesus 1:3
Allah yang melahirkan kami dan yang dilahirkan bagi kami,
hubungan kami dengan-Mu tidak akan pernah dapat dihancurkan.
Engkau kenal kami penuh dalam keilahian-Mu
dan sepenuhnya dapat dikenal oleh kami melalui kemanuisiaan-Mu.
Terpujilah Allah!
Amin

Selasa, 24 Desember 2013

Surprise Ilahi

Israel diselamatkan oleh TUHAN dengan keselamatan yang selama-lamanya; kamu tidak akan mendapat malu dan tidak akan kena noda sampai selamanya dan seterusnya. - Yesaya 45:17

Malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.  Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."  Matthew 1:20-21

Allah Pembuat Kejutan,
tindakan-Mu yang terindah dilaksanakan oleh kemanusiaan yang paling rendah dan sederhana.
Engkau memperlihatkan pada kami bahwa kuasa-Mu dapat berlangsung dalam kelemahan manusia. Kami memuji-Mu dan mohon karunia iman untuk menerima kebenaran ini. Amin.

Jumat, 20 Desember 2013

Rencana-Nya, Firman-Nya, Kuasa-Nya - Pasti!!!

Firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. - Yesaya 55:11
 
Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. - Kisah Rasul 16:14

Ada kesatuan tak terpisahkan antara firman Allah, kehendak / rancangan Allah, dan kuasa Allah. Maka jika kita ingin masuk ke dalam dinamika kuat-kuasa Allah yang mewujudkan rencana-Nya dalam hidup kita dan memasukkan kita ke dalam rancangan kekal universal-Nya, kita perlu ini: Kita perlu membaca, merenungkan, menyambut, mengimani firman-Nya, membuka diri kepada kerja Roh dan firman dalam kehidupan kita.
 
Sesungguh apakah kita merindukan Firman, menyimpan secara aktif dengan mengingat-ingat dan memperkatakannya, lalu menjadikan kebenarannya isi doa kita agar Roh mengerjakan pewujudannya dalam hidup kita? 
 
Kiranya kami memiliki keyakinan akan rancangan dan kuasa-Mu, Tuhan. Kehendak-Mu dapat membuka hati dan pikiran dalam cara yang di luar kesanggupan kami membayangkan. Semoga kami dikaruniai kekuatan untuk sabar dan bersedia dalam melakukan kehendak-Mu dan melayani-Mu Amin.

Kamis, 19 Desember 2013

"Dikuduskanlah Nama-Mu"

Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. - Yesaya 42:8
Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu." - Wahyu 15:4
Ampuni kami, o Allah yang hidup.
Kami berani menganggap kudus hal-hal yang mengingatkan kami akan DIkau, sampai kami memujanya dan tidak dapat melepaskan diri kami darinya. Bebaskanlah kami dari kebutuhan akan hal-hal yang kami andalkan dan puja itu. Kiranya kami rindu untuk mengenal-Mu makin dalam. Amin

Rabu, 18 Desember 2013

Ke Luar Yuk! Jangan di Dalam Terus!!!

Berkatalah Yakub kepada seisi rumahnya dan kepada semua orang yang bersama-sama dengan dia: "Jauhkanlah dewa-dewa asing yang ada di tengah-tengah kamu, tahirkanlah dirimu dan tukarlah pakaianmu. - Kejadian 35:2

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. - Lukas 12:34
Persis 7 hari lagi Natal tiba. Meski sebagian besar kita sudah bertahun-tahun merayakan Natal, mungkin kita belum menghayati Natal secara penuh. Tekanan Natal hanya pada sisi menyambut penuh suka hadiah terbesar dari Allah yaitu Anak-Nya yang kelak akan mati dan bangkit untuk keselamatan kita. Maka kebanyakan ibadah apalagi perayaan Natal berfokus pada kegembiraan menerima - entah itu menerima karunia hidup yang akrab dengan Allah atau semata menerima hadiah-hadiah kenikmatan / kegemerlapan dunia.
 
Sisi lain Natal kerap terlupakan. Allah yang memberi Anak Tunggal-Nya, sang Anak yang sangat dikasihi-Nya itu rela meninggalkan kemuliaan-Nya agar manusia yang jatuh, terhilang dan najis beroleh pengampunan, pengudusan dan persekutuan dengan-Nya. Sisi ini yang seharusnya lebih nyata kita kobarkan dalam cara kita ber-Natal dari tahun ke tahun, khususnya kita yang sudah menerima karunia Natal dari Allah yaitu diri-Nya sendiri dengan sifat kasih-Nya yang selalu mencari dan memberi. Sisi itu adalah: kesediaan berkorban, dorongan untuk berbagi, menghidupi semangat 'tidak mempertahankan kepentingan / kenikmatan diri sendiri (atau keluarga sendiri, atau gereja sendiri, atau kalangan sendiri) tetapi secara aktif mengikuti dinamika gerak Allah yang selalu meluap dengan kasih ke luar diri-Nya ke pihak yang cenderung tidak berada dalam lingkar "kalangan kita sendiri.".Marilah mengobarkan semangat Natal Allah dan Yesus - berbagi, ke luar dari kepentingan diri sendiri, mencari dan memberi yang terbaik demi membangun pihak lain.
 
Allah, Engkau berani menjadi rentan dan lemah sebagaimana adanya kami. Karuniakan kami keberanian untuk melepas segala sesuatu yang membuat kehadiran dan karya-Mu tidak bebas beroperasi dan kami tidak sepenuhnya menikmati kehidupan sebagai orang yang telah di-bebas-kan untuk berelasi semakin nyata dengan-Mu. Amin.

Senin, 16 Desember 2013

Jangan Dibuat Takut / Kecewa

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU KE DEPAN:
Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" -  Yesaya 35:4

Demikianlah Firman TUHAN... "Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah." - 1 Samuel 2:30

"...orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku." - Matius 11:5-6
 
Iman-Harap-Kasih kita kepada Allah kadang mengalami penurunan karena beberapa sebab. Sebab paling utama adalah kita ingin mengatur Tuhan. Karena Tuhan (sifat dan tindakan-Nya) tidak sama dengan gambaran kita tentang Dia atau dengan yang kita inginkan, kita menjadi kecewa. Sebab lain karena kita terlalu melihat ke kenyataan dunia. Apabila keadaan sekitar (kenyataan yang ada maupun hiruk pikuk sikap hidup orang lan) tidak kita filter dengan firman Allah, kita menjadi kecewa akan hidup, getir kepada Tuhan, atau takut menghidupi pandangan hidup yang lain dari kenyataan.
 
Lindungi kami, Allah
dari pemikiran salah dan dari kebiasaan melayani diri sendiri.
Bimbing kami dengan wawasan dari-Mu sendiri.
Topang kami dengan dukungan kuat saudara-saudari seiman dalam Kristus.
Amin

Minggu, 15 Desember 2013

Panggilan Kerajaan


Siapa berusaha agar keadilan dan cinta kasih dilaksanakan, akan mendapat kesejahteraan, kehormatan dan umur yang panjang. - Amsal 21:21

Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.- Matius 6:33

Yang Maha rahmani,
Kiranya kami menerima bahwa standar masyarakat manusia beda
dari standar kerajaan-Mu.
Barui panggilan kami untuk bertindak adil, menyukai kemurahan,
dan hidup merendah bersama-Mu.
Amin.

Sabtu, 14 Desember 2013

Cerminan-Nya

Engkaulah yang menjadikan dan membentuk aku, berilah aku pengertian untuk belajar perintah-perintah-Mu. - Mazmur 119:73
 
Kristus berkata: "Inilah perintah-Ku: Kasihilah satu sama lain, sama seperti Aku mengasihi kalian." -
Yohanes 15:12

Sewaktu-waktu mungkin kita perlu bercermin -
perhatikan mata, telinga, mulut, hidung - seluruh wajah - inikah cerminan Allah?
Arahkan tangan ke depan wajah, lihat juga kaki - sungguhkah ini sudah menjadi uluran tangan dan langkah kaki Allah di bumi ini?
Pandang dengan penuh syukur sosok tubuh yang di baliknya / bersamanya diam roh cermin Roh Allah yang di dalamnya memancar sifat-sifat-Nya: sukacita, kasih, damai sejahtera, panjang sabar, pengendalian diri, lemah lembut, murah hati...

Tuhan segala terang,
Jadikan kami transparan dalam kasih-Mu.
Kiranya kami meng-aku-i kegelapan batin kami sendiri dan
menyadari bahwa Engkau dapat mengubahkannya.
Jangan biarkan kami takut atau menarik diri dalam masa pertobatan ini,
tetapi iinkan kami dating dengan senang hati kepada-Mu. Amin


"Bertobatlah dari dosa-dosamu," katanya, "karena Allah akan segera memerintah sebagai Raja!"

Jumat, 13 Desember 2013

Kuasa Mewujudkan Rencana

"Masakan kuasa TUHAN akan kurang untuk melakukan itu? Sekarang engkau akan melihat apakah firman-Ku terjadi kepadamu atau tidak!" - Bilangan 11:23
Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. - Roma 4:21

Berikan kami iman akan kuasa kasih-Mu, kepastian rancangan kekal-Mu, ya Allah Yang Mahakuasa dan Mahasetia.
Luputkan kami dari berbagai distraksi yang membuat kami tidak taat, tidak setia, tidak dalam trek penggenapan rencana-Mu untuk kehidupan kami pribadi, keluarga, gereja, dan komunitas luas. Dorong kami untuk berani menyerahkan total segala beban, kendala, masalah, dosa yang demikian merintangi kami untuk maju dalam-Mu.
Rentang-luaskan cakrawala kami. Bantu kami mempraktikkan kerendahhatian.
Amin

Kamis, 12 Desember 2013

Kayanya Karunia Keselamatan

Ya Allah, tunjukkanlah kebaikan-Mu kepada Sion, bangunlah kembali tembok-tembok Yerusalem. - Mazmur 51:18
Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. - 1 Yohanes 3:1
 
Jangan pernah lupakan bahwa keselamatan adalah karunia Allah yang luar biasa besar, kaya, dan mahal harganya. Alkitab memakai banyak ungkapan untuk memaparkan multi faset keselamatan kita dalam Yesus Kristus: - kelahiran baru, - pengampunan, - pembenaran, - pelepasan, - pengudusan. Karena itu kita tidak lagi di bawah ancaman murka Allah, bebas dari tuduhan rasa bersalah, bahkan boleh menikmati kuasa sifat baru yang selaras sifat-sifat kudus Allah. Tetapi - dahsyatnya - Allah memberi juga sesuatu yang luar basa mulia yang sebenarnya tidak layak kita terima dan tidak mesti Ia berikan, yaitu kita yang tadinya musuh-Nya diangkat menjadi anak-anak-Nya.Sungguh melimpah anugerah keselamatan ini - itu sebab Daud tidak saja berhenti pada menikmati pengampunan bagi diri sendiri tetapi meluap dalam hatinya kerinduan agar bangsanya pun menikmati pemulihan dan pembaruan dari Tuhan.
 
Allah, Orangtua kami yang Mahakasih,
Lindungi kami dari menjadi anak-anak-Mu yang serakah dan egois
yang ingin menumpuk berkat dari-Mu untuk diri kami sendiri.
Kiranya kami memercayai kasih-Mu yang limpah,
yang tidak akan pernah Kau tarik dari kami
namun yang akan memancar mengalir memberkati juga
semua orang di sekitar kami dengan kami berbagi karunia-Mu dengan mereka.
Amin.

Rabu, 11 Desember 2013

Ucapan Terpuji

Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. -  Amsal 15:1

Ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.  - Yakobus 1:19

Hati dan mulut, pikiran-perasaan dan ucapan terhubung dekat dan cepat.
Apabila hati kita mengalami pembaruan Kristus terus menerus,
apabila Roh Kudus sungguh memenuhi kehidupan batin kita,
pasti ungkapannya terdengar dalam tutur kata kita.
 
Karena itu firman Tuhan banyak memberikan peringatan dan anjuran agar kita tidak mengeluarkan pengakuan negative dalam ucapan buruk seperti:menggerutu, mencaci, ungkapan kasar, perkataan tidak senonoh, dlsb.
Tetapi, dari hati yang dikendali oleh Roh yang sedang mengerjakan sifat2 Allah kita mengeluarkan pengakuan positive: segala ucapan yang mulia, terhormat, membangun, dst. yang intinya mencerminkan keagungan Tuhan.
Ya Roh terang dan kasih,
Kami mohon keberanian untuk mengubah cara kami hidup.
Beri kami kekuatan untuk tunduk penuh pada kendali firman dan Roh-Mu.
Hancurkan kekerasan dan kesombongan hati kami agar hidup kami sepadan dengan anugerah-Mu.
Amin.

Selasa, 10 Desember 2013

Roh Hikmat dan Wahyu

Orang-orang bijaksana akan menjadi malu, akan terkejut dan tertangkap. Sesungguhnya, mereka telah menolak firman TUHAN, maka kebijaksanaan apakah yang masih ada pada mereka? - Yeremia 8:9
 
Allah Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang mulia, memberi Roh-Nya kepadamu. Roh itu akan menjadikan kalian bijaksana, dan akan menyatakan Allah kepadamu sehingga kalian mengenal Dia. -  Efesus 1:17 (BIS)
 
Tahu informasi tidak sama dengan kenal kebenaran.
Untuk mengenal kebenaran dan akrab dengan Allah kita perlu
paparan Firman dan penguatan serta pemberdayaan Roh Allah.
Karena itu, janganlah media komunikasi dalam berbagai bentuknya
mengantikan keutamaan perenungan Alkitab dan doa yang ditopang
oleh operasi Roh hikmat dan wahyu!
 
Jangan biarkan kami membodohi diri kami sendiri, ya Allah,
karena mengandalkan luapan informasi dari berbagai media komunikasi.
tetapi mengabaikan Firman-Mu dan meringankan arti pertolongan Roh-Mu
Kiranya kami mencari hikmat-Mu dan pengenalan akan Engkau
dalam paparan firman dan pemberdayaan Roh-Mu
supaya kami sanggup mengarahkan intensi kami yang cenderung bengkok,
supaya kami boleh sungguh melayani-Mu dan
bukan sekadar melayani versi diri-Mu yang adalah citra kami sendiri. .
Amin.

Senin, 09 Desember 2013

WASPADA

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU INI:
"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" - Matius 3:2
Kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu. - Keluaran 23:25
 

Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. - Matiu 6:31-32
 
Materialisme dalam bentuk gaya hidup konsumtif, tidak bisa disangkal adalah berhala paling berkuasa masa kini. Seperti halnya semua kuasa gelap / jahat lainnya hanya bisa dikalahkan melalui kerjasama yang akrab antara keterbukaan/pengakuan/ permohonan di pihak kita dan anugerah Allah dalam hidup dan kurban Yesus Kristus - demikian juga dosa berhala konsumerisme. Ingatlah Tuhan ingin kita menjadi citra-Nya bukan citra USD/Rp, citra gadget2, citra deposito/investasi dll. Mari izinkan Roh-Nya mewujudkan kesederhanaan - kebebasan - kemurahhatian Allah dalam Kristus memanifestasi dalam keseharian kita.
 
Mari minta Roh-Nya membuat hati kita penuh syukur dan menjadikan Allah satu-satunya harta hidup kita sehingga kita dapat mengasihi Allah dan diri sendiri dan sesama dengan segala apa yang kita miliki seturut teladan kasih Allah sendiri.
 
Allah yang menumbuhkan jiwa kami,
ampuni kami karena serakah akan banyak hal yang 
memuaskan selera kedagingan kami
dan mencari berbagai jaminan hidup
tetapi tidak dapat menopang totalitas keberadaan kami.
Terima kasih untuk-Mu, o Roti Hidup.
Amin.

Minggu, 08 Desember 2013

Gembala Baik

Dalam kebingunganku aku menyangka TUHAN telah membuang aku dari hadirat-Nya. Tetapi Ia telah mendengar permohonanku waktu aku berseru kepada-Nya.  - Mazmur 31:23 (BIS)

Kristus berkata: "Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku" -  Yohanes 10:14
 
Gembalakan kami, ya AllahDengarlah kami, Tenangkan kami, Yakinkan kami,
bahwa bersama-Mu, tidak ada yang perlu kami takuti.
Amin. 

Sabtu, 07 Desember 2013

Rindu Bersatu

Setiap pagi Ia (Tuhan ALLAH) mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. - Yesaya 50:4

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. - Markus 1:35'


Nubuat tentang "Hamba Allah" dari Yesaya itu sungguh digenapi dalam kehidupan Yesus Hamba Allah sejati-sempurna. Sang Firman yang dari-Nya berasal semua penyataan firman dalam Perjanjian Lama dan Baru, sendiri-Nya mendisiplin diri untuk mendengarkan Firman Bapa dan - seperti yang nyata dalam kisah pencobaan - menundukkan diri penuh kepada wibawa firman yang tertulis yaitu Sabda-Nya sendiri!

Ketika kita bangun di pagi hari, sadarkah kita bahwa Ia yang membangunkan kita? Apakah yang pertama terbersit dalam pikiran-perasaan-kehendak kita - apa / siapakah arah hati kita  - saat bangun pagi? Terdorongkah kita untuk bersekutu intim, menyembah dan bersyukur kepada-Nya sambil menyilakan Roh-Nya mempertajam telinga hati kita? Rindukah kita menghayati hadirat-Nya, bersatu dengan-Nya? Relakah kita sebagai pengikut Yesus menjadikan pola hidup-Nya menjadi pola hidup dan kebiasaan kita juga? Tidakkah kita lebih lagi perlu memulai hari dengan menaklukkan diri kepada kehendak-Nya dan menyerahkan diri penuh ke bawah kepemimpinan-Nya? Relakah kita menjadikan rencana dan kehendak-Nya mewujud dalam hidup kita dari pagi-sampai-malam-sampai-pagi lagi?

Allah, sambil kami menghirup nafas pertama kami tiap hari ketika kami bangun dari tidur, buatlah kami sadar bahwa Roh-Mu yang memberi kami hidup, membangunkan dan menopang kehidupan kami. Kiranya kami menggunakan tiap helaan nafas untuk memuji dan melayani-Mu dalam kasih. Amin.

Jumat, 06 Desember 2013

Mengalirkan Berkat

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku. - Mazmur 66:20
 
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." -  Yohanes 4:10

Sudahkah kita belajar untuk berani meminta kepada Allah? Dengan benar? Dengan iman? Tahu prioritas? Tekun? Sampai sungguh dijawab? Sampai sungguh terwujud? Tahu mensyukuri? Tahu memanfaatkannya? Menggunakannya sesuai rencana kekal dan sifat-Nya?


O Sumber segala berkat, Kiranya kami mengizinkan limpah anugerah-Mu memenuhi kami sampai meluap meluber berbagi ke sekitar kami. Kiranya kami mengalami sukacitanya boleh menyegarkan mereka yang kami layani dengan anugerah-Mu itu. Amin.
 
"Hai keturunan Yakub [anak-anak Tuhan], mari kita berjalan dalam terang
TUHAN!*

Kamis, 05 Desember 2013

Kegirangan Allah

Aku sendiri akan bergembira karena Yerusalem, dan bergirang karena penduduknya. Di kota itu tak ada lagi tangis, dan tak ada teriakan minta tolong. -  Yesaya 65:19
 
Kita menantikan apa yang telah dijanjikan Allah, yaitu langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat keadilan 2 Petrus 3:13

Keterlibatan kita dalam kerja, mengejar cita-cita, urusan keseharian, tekanan hidup, berbagai kegelapan dalam dunia sekitar, bahkan keterlibatan kita dalam berbagai aspek pelayanan, bisa membuat kita kehilangan focus pada destini kekal dari Allah. Buka dan hayati janji-janji dalam Alkitab dan terbukalah pada karya Roh yang menujukan perhatian kita dan membangkitkan semangat kita untuk sasaran dan nilai kekal, maka kita akan mengalami kegirangan besar. Bukan saja kegirangan dalam diri kita sendiri tetapi kegirangan Allah akan kita menjadi sukacita dan kekuatan kita dalam keseharian menuju kekekalan.
 
Allah yang bergirang akan kami,
beri kami kesanggupan menyadari hadirat-Mu bersama kami
dan karya-Mu memunculkan kebaruan di antara kami...
Kiranya kami boleh terlibat dalam "datanglah kerajaanMu,
jadilah kehendak-Mu", agar kami
bergirang dalam hidup ini karena alasan dan dalam cara yang benar
dan setia kepada-Mu. Amin