Kamis, 14 April 2016

Menanti-nanti

Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. Dialah penolong kita dan perisai kita!  Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya. Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. -- Mazmur 33:20-22

Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. -- 1 Petrus 1:13
Tuhan Yesus, kami tujukan pandangan dan pengharapan kami pada anugerah-Mu, yang Kau karuniakan bukan karena kami layak atau merupakan hasil usaha kami. Oleh pertolongan Roh-Mu tolong agar segala yang di dalam dan ke luar dari kami adalah ungkapan sukacita besar dan penantian akan penyataan rahasia agung kasih-Mu -- ketika kami akan berhadapan muka-dengan-muka dengan Dikau Pengarunianya. Amin.
Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar