Selasa, 31 Desember 2013

Egois? No!

Hai kamu, yang menganggap jauh hari malapetaka, tetapi mendekatkan pemerintahan kekerasan; yang berbaring di tempat tidur dari gading dan duduk berjuntai di ranjang; yang memakan anak-anak domba dari kumpulan kambing domba dan anak-anak lembu dari tengah-tengah kawanan binatang yang tambun; yang bernyanyi-nyanyi mendengar bunyi gambus, dan seperti Daud menciptakan bunyi-bunyian bagi dirinya; yang minum anggur dari bokor, dan berurap dengan minyak yang paling baik, tetapi tidak berduka karena hancurnya keturunan Yusuf! - Amos 6:3-6
 
Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. - Filipi 2:4

Kemarahan Tuhan kepada umat-Nya zaman Perjanjian Lama bukan saja karena kejahatan yang mereka buat tetapi juga karena kebaikan yang mereka tidak buat. Dosa memang selalu memiliki dua wajah: sifat nyata - berbuat tidak benar dan sifat tidak nyata - tidak berbuat benar / baik. Di akhir tahun karunia-Nya ini, mari kita izinkan Roh kasih-karunia menunjukkan dan mendorong kita melepas energi dan perbuatan yang seharusnya kita wujudkan bagi sesama orang percaya dan sesama manusia lainnya. Ingat bahwa kita mencerminkan kemuliaan-Nya bukan saja dengan moralitas yang baik tetapi juga dalam kehangatan kepedulian sosial kita.
 
Allah Yang Mahatahu,
Engkau mengerti betapa egoisnya kerap kami membuat hari-hari kehidupan ini. Luaskanlah cakrawala kami dan berkati visi kami, untuk melayani Mu lebih setia melalui kepedulian kami pada sesama saudara seiman kami yang perlu, dan semua ciptaan-Mu. Amin.

Senin, 30 Desember 2013

YUK - Berhitung...!

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU INI - Aku hendak mewartakan kasih TUHAN dan memuji Dia karena segala perbuatan-Nya. Dengan limpah Ia memberkati umat-Nya, karena Ia berbelaskasihan dan kasih-Nya tidak berkesudahan. - Yesaya 63:7 (BIS)

Kuingat hari-hari yang lalu; kupikirkan segala perbuatan-Mu, kurenungkan semua karya-Mu. - Mazmur 143:5 (BIS)

Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus. - Galatia 1:11-12
 
Mari "Hitung Berkat Satu-per-satu...":
Pengampunan, bimbingan, pencerahan, kekuatan, penghiburan, terobosan, kesembuhan/kesehatan, rejeki, kesempatan, pengudusan, pertemanan, pertumbuhan anggota keluarga...
 
Yesus Allah kami yang berinkarnasi,
Engkau adalah pemberian ajaib yang membuat kami takjub.
Lanjutkanlah menyingkapkan Injil-Mu pada kami,
supaya kami selalu ditarik untuk merenungkannya dan menyaksikannya,
Amin.

Minggu, 29 Desember 2013

Berkat UNTUK Memberkati

TUHAN berfirman kepada Abraham: "Aku akan ...memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. - Kejadian 12:2
Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk! -  Roma 12:14
 
Cukup banyak kita dan cukup sering kita berdoa, memohon, tanpa mengerti apa maksud Tuhan menjawab permohonan tersebut.
 
Allah menjawab setiap permohonan yang menjadi bagian dari rancangan-Nya lebih luas! Ia memberi kita pengampunan dan keselamatan agar hidup kita menyaksikan anugerah dan kemuliaan-Nya. Ia memberi kita kesehatan agar kita boleh mengunjungi orang sakit dan menumpangkan tangan berbagi kesembuhan dari-Nya. Allah memberi kita banyak berkat agar kita dimampukan menjadi berkat dengan berbagi berkat dengan mereka yang butuh pertolongan.
 
Maka... jangan minta doa agar diberi kesehatan, diberi berkat dlsb. jika kita tidak bersedia menjadi perpanjangan tangan Allah untuk memenuhi kebutuhan tubuh Kristus dan dunia sekitar kita!
 
Allah Maha beranugerah,
Engkau telah memberkati kami dalam banyak hal.
Kami bersyukur, tetapi sering kami lupa bahwa berkat yang kami terima
tidak genap kecuali berkat-berkat itu menjadi berkat bagi orang lain.
Berilah kami sikap bakti untuk menghidupi kehidupan yang memberkati.
Amin

Sabtu, 28 Desember 2013

Pancaran Terang

Semoga... semua sahabat-Mu jaya bagaikan surya di angkasa! - Hakim-hakim 5:31 (BIS)Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang. - Efesus 5:8
 
Terang telah terbit, memancar dalam hidup setiap orang yang menerima Dia - Yesus Kristus sumber segala terang - dalam hidup kita.
 
Kita cenderung  mengartikan terang secara tidak utuh. Entah sebagai terang moral saja, yaitu perbuatan dan sikap benar atau sebagai terang sosial semata, yaitu perbuatan baik di tengah masyarakat.  Terang pasti memancarkan sesuatu yang bersih, segar, hidup, nyaman sekaligus menyingkapkan yang kotor, salah, tidak benar, berbahaya.
 
Kita perlu mengizinkan sifat menerobos, memancar, ke luar dari Terang dalam hidup dan pelayanan kita. Jangan kita seperti yang Yesus ingatkan pada para pendengar-Nya - menjadi seperti pelita yang dinyalakan di bawah gantang, yang hanya benar, baik, berkontribusi bagi kalangan sendiri saja. Mari kita izinkan Ia memancarkan terang-Nya - moral dan sosial - melalui sikap dan perbuatan benar kita juga berkontribusi aktif-nyata dalam interaksi sosial kita.
 
Allah, terang kasih-Mu menerangi sudut-sudut tergelap dari keberadaan manusia. Enyahkan ketakutan kami dan buat kami pembawa rerang-Mu sementara kami mempersembahkan hidup dan pelayanan kami untuk-Mu. Amin.

Jumat, 27 Desember 2013

Dikenal-Mengenal

Ya TUHAN semesta alam, Allah Israel, yang bertakhta di atas kerubim! Hanya Engkau sendirilah Allah segala kerajaan di bumi; Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi. - Yesaya 37:16
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. - Efesus 1:3
Allah yang melahirkan kami dan yang dilahirkan bagi kami,
hubungan kami dengan-Mu tidak akan pernah dapat dihancurkan.
Engkau kenal kami penuh dalam keilahian-Mu
dan sepenuhnya dapat dikenal oleh kami melalui kemanuisiaan-Mu.
Terpujilah Allah!
Amin

Selasa, 24 Desember 2013

Surprise Ilahi

Israel diselamatkan oleh TUHAN dengan keselamatan yang selama-lamanya; kamu tidak akan mendapat malu dan tidak akan kena noda sampai selamanya dan seterusnya. - Yesaya 45:17

Malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.  Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."  Matthew 1:20-21

Allah Pembuat Kejutan,
tindakan-Mu yang terindah dilaksanakan oleh kemanusiaan yang paling rendah dan sederhana.
Engkau memperlihatkan pada kami bahwa kuasa-Mu dapat berlangsung dalam kelemahan manusia. Kami memuji-Mu dan mohon karunia iman untuk menerima kebenaran ini. Amin.

Jumat, 20 Desember 2013

Rencana-Nya, Firman-Nya, Kuasa-Nya - Pasti!!!

Firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. - Yesaya 55:11
 
Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. - Kisah Rasul 16:14

Ada kesatuan tak terpisahkan antara firman Allah, kehendak / rancangan Allah, dan kuasa Allah. Maka jika kita ingin masuk ke dalam dinamika kuat-kuasa Allah yang mewujudkan rencana-Nya dalam hidup kita dan memasukkan kita ke dalam rancangan kekal universal-Nya, kita perlu ini: Kita perlu membaca, merenungkan, menyambut, mengimani firman-Nya, membuka diri kepada kerja Roh dan firman dalam kehidupan kita.
 
Sesungguh apakah kita merindukan Firman, menyimpan secara aktif dengan mengingat-ingat dan memperkatakannya, lalu menjadikan kebenarannya isi doa kita agar Roh mengerjakan pewujudannya dalam hidup kita? 
 
Kiranya kami memiliki keyakinan akan rancangan dan kuasa-Mu, Tuhan. Kehendak-Mu dapat membuka hati dan pikiran dalam cara yang di luar kesanggupan kami membayangkan. Semoga kami dikaruniai kekuatan untuk sabar dan bersedia dalam melakukan kehendak-Mu dan melayani-Mu Amin.

Kamis, 19 Desember 2013

"Dikuduskanlah Nama-Mu"

Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. - Yesaya 42:8
Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu." - Wahyu 15:4
Ampuni kami, o Allah yang hidup.
Kami berani menganggap kudus hal-hal yang mengingatkan kami akan DIkau, sampai kami memujanya dan tidak dapat melepaskan diri kami darinya. Bebaskanlah kami dari kebutuhan akan hal-hal yang kami andalkan dan puja itu. Kiranya kami rindu untuk mengenal-Mu makin dalam. Amin

Rabu, 18 Desember 2013

Ke Luar Yuk! Jangan di Dalam Terus!!!

Berkatalah Yakub kepada seisi rumahnya dan kepada semua orang yang bersama-sama dengan dia: "Jauhkanlah dewa-dewa asing yang ada di tengah-tengah kamu, tahirkanlah dirimu dan tukarlah pakaianmu. - Kejadian 35:2

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. - Lukas 12:34
Persis 7 hari lagi Natal tiba. Meski sebagian besar kita sudah bertahun-tahun merayakan Natal, mungkin kita belum menghayati Natal secara penuh. Tekanan Natal hanya pada sisi menyambut penuh suka hadiah terbesar dari Allah yaitu Anak-Nya yang kelak akan mati dan bangkit untuk keselamatan kita. Maka kebanyakan ibadah apalagi perayaan Natal berfokus pada kegembiraan menerima - entah itu menerima karunia hidup yang akrab dengan Allah atau semata menerima hadiah-hadiah kenikmatan / kegemerlapan dunia.
 
Sisi lain Natal kerap terlupakan. Allah yang memberi Anak Tunggal-Nya, sang Anak yang sangat dikasihi-Nya itu rela meninggalkan kemuliaan-Nya agar manusia yang jatuh, terhilang dan najis beroleh pengampunan, pengudusan dan persekutuan dengan-Nya. Sisi ini yang seharusnya lebih nyata kita kobarkan dalam cara kita ber-Natal dari tahun ke tahun, khususnya kita yang sudah menerima karunia Natal dari Allah yaitu diri-Nya sendiri dengan sifat kasih-Nya yang selalu mencari dan memberi. Sisi itu adalah: kesediaan berkorban, dorongan untuk berbagi, menghidupi semangat 'tidak mempertahankan kepentingan / kenikmatan diri sendiri (atau keluarga sendiri, atau gereja sendiri, atau kalangan sendiri) tetapi secara aktif mengikuti dinamika gerak Allah yang selalu meluap dengan kasih ke luar diri-Nya ke pihak yang cenderung tidak berada dalam lingkar "kalangan kita sendiri.".Marilah mengobarkan semangat Natal Allah dan Yesus - berbagi, ke luar dari kepentingan diri sendiri, mencari dan memberi yang terbaik demi membangun pihak lain.
 
Allah, Engkau berani menjadi rentan dan lemah sebagaimana adanya kami. Karuniakan kami keberanian untuk melepas segala sesuatu yang membuat kehadiran dan karya-Mu tidak bebas beroperasi dan kami tidak sepenuhnya menikmati kehidupan sebagai orang yang telah di-bebas-kan untuk berelasi semakin nyata dengan-Mu. Amin.

Senin, 16 Desember 2013

Jangan Dibuat Takut / Kecewa

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU KE DEPAN:
Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" -  Yesaya 35:4

Demikianlah Firman TUHAN... "Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah." - 1 Samuel 2:30

"...orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku." - Matius 11:5-6
 
Iman-Harap-Kasih kita kepada Allah kadang mengalami penurunan karena beberapa sebab. Sebab paling utama adalah kita ingin mengatur Tuhan. Karena Tuhan (sifat dan tindakan-Nya) tidak sama dengan gambaran kita tentang Dia atau dengan yang kita inginkan, kita menjadi kecewa. Sebab lain karena kita terlalu melihat ke kenyataan dunia. Apabila keadaan sekitar (kenyataan yang ada maupun hiruk pikuk sikap hidup orang lan) tidak kita filter dengan firman Allah, kita menjadi kecewa akan hidup, getir kepada Tuhan, atau takut menghidupi pandangan hidup yang lain dari kenyataan.
 
Lindungi kami, Allah
dari pemikiran salah dan dari kebiasaan melayani diri sendiri.
Bimbing kami dengan wawasan dari-Mu sendiri.
Topang kami dengan dukungan kuat saudara-saudari seiman dalam Kristus.
Amin

Minggu, 15 Desember 2013

Panggilan Kerajaan


Siapa berusaha agar keadilan dan cinta kasih dilaksanakan, akan mendapat kesejahteraan, kehormatan dan umur yang panjang. - Amsal 21:21

Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.- Matius 6:33

Yang Maha rahmani,
Kiranya kami menerima bahwa standar masyarakat manusia beda
dari standar kerajaan-Mu.
Barui panggilan kami untuk bertindak adil, menyukai kemurahan,
dan hidup merendah bersama-Mu.
Amin.

Sabtu, 14 Desember 2013

Cerminan-Nya

Engkaulah yang menjadikan dan membentuk aku, berilah aku pengertian untuk belajar perintah-perintah-Mu. - Mazmur 119:73
 
Kristus berkata: "Inilah perintah-Ku: Kasihilah satu sama lain, sama seperti Aku mengasihi kalian." -
Yohanes 15:12

Sewaktu-waktu mungkin kita perlu bercermin -
perhatikan mata, telinga, mulut, hidung - seluruh wajah - inikah cerminan Allah?
Arahkan tangan ke depan wajah, lihat juga kaki - sungguhkah ini sudah menjadi uluran tangan dan langkah kaki Allah di bumi ini?
Pandang dengan penuh syukur sosok tubuh yang di baliknya / bersamanya diam roh cermin Roh Allah yang di dalamnya memancar sifat-sifat-Nya: sukacita, kasih, damai sejahtera, panjang sabar, pengendalian diri, lemah lembut, murah hati...

Tuhan segala terang,
Jadikan kami transparan dalam kasih-Mu.
Kiranya kami meng-aku-i kegelapan batin kami sendiri dan
menyadari bahwa Engkau dapat mengubahkannya.
Jangan biarkan kami takut atau menarik diri dalam masa pertobatan ini,
tetapi iinkan kami dating dengan senang hati kepada-Mu. Amin


"Bertobatlah dari dosa-dosamu," katanya, "karena Allah akan segera memerintah sebagai Raja!"

Jumat, 13 Desember 2013

Kuasa Mewujudkan Rencana

"Masakan kuasa TUHAN akan kurang untuk melakukan itu? Sekarang engkau akan melihat apakah firman-Ku terjadi kepadamu atau tidak!" - Bilangan 11:23
Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. - Roma 4:21

Berikan kami iman akan kuasa kasih-Mu, kepastian rancangan kekal-Mu, ya Allah Yang Mahakuasa dan Mahasetia.
Luputkan kami dari berbagai distraksi yang membuat kami tidak taat, tidak setia, tidak dalam trek penggenapan rencana-Mu untuk kehidupan kami pribadi, keluarga, gereja, dan komunitas luas. Dorong kami untuk berani menyerahkan total segala beban, kendala, masalah, dosa yang demikian merintangi kami untuk maju dalam-Mu.
Rentang-luaskan cakrawala kami. Bantu kami mempraktikkan kerendahhatian.
Amin

Kamis, 12 Desember 2013

Kayanya Karunia Keselamatan

Ya Allah, tunjukkanlah kebaikan-Mu kepada Sion, bangunlah kembali tembok-tembok Yerusalem. - Mazmur 51:18
Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. - 1 Yohanes 3:1
 
Jangan pernah lupakan bahwa keselamatan adalah karunia Allah yang luar biasa besar, kaya, dan mahal harganya. Alkitab memakai banyak ungkapan untuk memaparkan multi faset keselamatan kita dalam Yesus Kristus: - kelahiran baru, - pengampunan, - pembenaran, - pelepasan, - pengudusan. Karena itu kita tidak lagi di bawah ancaman murka Allah, bebas dari tuduhan rasa bersalah, bahkan boleh menikmati kuasa sifat baru yang selaras sifat-sifat kudus Allah. Tetapi - dahsyatnya - Allah memberi juga sesuatu yang luar basa mulia yang sebenarnya tidak layak kita terima dan tidak mesti Ia berikan, yaitu kita yang tadinya musuh-Nya diangkat menjadi anak-anak-Nya.Sungguh melimpah anugerah keselamatan ini - itu sebab Daud tidak saja berhenti pada menikmati pengampunan bagi diri sendiri tetapi meluap dalam hatinya kerinduan agar bangsanya pun menikmati pemulihan dan pembaruan dari Tuhan.
 
Allah, Orangtua kami yang Mahakasih,
Lindungi kami dari menjadi anak-anak-Mu yang serakah dan egois
yang ingin menumpuk berkat dari-Mu untuk diri kami sendiri.
Kiranya kami memercayai kasih-Mu yang limpah,
yang tidak akan pernah Kau tarik dari kami
namun yang akan memancar mengalir memberkati juga
semua orang di sekitar kami dengan kami berbagi karunia-Mu dengan mereka.
Amin.

Rabu, 11 Desember 2013

Ucapan Terpuji

Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. -  Amsal 15:1

Ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.  - Yakobus 1:19

Hati dan mulut, pikiran-perasaan dan ucapan terhubung dekat dan cepat.
Apabila hati kita mengalami pembaruan Kristus terus menerus,
apabila Roh Kudus sungguh memenuhi kehidupan batin kita,
pasti ungkapannya terdengar dalam tutur kata kita.
 
Karena itu firman Tuhan banyak memberikan peringatan dan anjuran agar kita tidak mengeluarkan pengakuan negative dalam ucapan buruk seperti:menggerutu, mencaci, ungkapan kasar, perkataan tidak senonoh, dlsb.
Tetapi, dari hati yang dikendali oleh Roh yang sedang mengerjakan sifat2 Allah kita mengeluarkan pengakuan positive: segala ucapan yang mulia, terhormat, membangun, dst. yang intinya mencerminkan keagungan Tuhan.
Ya Roh terang dan kasih,
Kami mohon keberanian untuk mengubah cara kami hidup.
Beri kami kekuatan untuk tunduk penuh pada kendali firman dan Roh-Mu.
Hancurkan kekerasan dan kesombongan hati kami agar hidup kami sepadan dengan anugerah-Mu.
Amin.

Selasa, 10 Desember 2013

Roh Hikmat dan Wahyu

Orang-orang bijaksana akan menjadi malu, akan terkejut dan tertangkap. Sesungguhnya, mereka telah menolak firman TUHAN, maka kebijaksanaan apakah yang masih ada pada mereka? - Yeremia 8:9
 
Allah Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang mulia, memberi Roh-Nya kepadamu. Roh itu akan menjadikan kalian bijaksana, dan akan menyatakan Allah kepadamu sehingga kalian mengenal Dia. -  Efesus 1:17 (BIS)
 
Tahu informasi tidak sama dengan kenal kebenaran.
Untuk mengenal kebenaran dan akrab dengan Allah kita perlu
paparan Firman dan penguatan serta pemberdayaan Roh Allah.
Karena itu, janganlah media komunikasi dalam berbagai bentuknya
mengantikan keutamaan perenungan Alkitab dan doa yang ditopang
oleh operasi Roh hikmat dan wahyu!
 
Jangan biarkan kami membodohi diri kami sendiri, ya Allah,
karena mengandalkan luapan informasi dari berbagai media komunikasi.
tetapi mengabaikan Firman-Mu dan meringankan arti pertolongan Roh-Mu
Kiranya kami mencari hikmat-Mu dan pengenalan akan Engkau
dalam paparan firman dan pemberdayaan Roh-Mu
supaya kami sanggup mengarahkan intensi kami yang cenderung bengkok,
supaya kami boleh sungguh melayani-Mu dan
bukan sekadar melayani versi diri-Mu yang adalah citra kami sendiri. .
Amin.

Senin, 09 Desember 2013

WASPADA

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU INI:
"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" - Matius 3:2
Kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu. - Keluaran 23:25
 

Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. - Matiu 6:31-32
 
Materialisme dalam bentuk gaya hidup konsumtif, tidak bisa disangkal adalah berhala paling berkuasa masa kini. Seperti halnya semua kuasa gelap / jahat lainnya hanya bisa dikalahkan melalui kerjasama yang akrab antara keterbukaan/pengakuan/ permohonan di pihak kita dan anugerah Allah dalam hidup dan kurban Yesus Kristus - demikian juga dosa berhala konsumerisme. Ingatlah Tuhan ingin kita menjadi citra-Nya bukan citra USD/Rp, citra gadget2, citra deposito/investasi dll. Mari izinkan Roh-Nya mewujudkan kesederhanaan - kebebasan - kemurahhatian Allah dalam Kristus memanifestasi dalam keseharian kita.
 
Mari minta Roh-Nya membuat hati kita penuh syukur dan menjadikan Allah satu-satunya harta hidup kita sehingga kita dapat mengasihi Allah dan diri sendiri dan sesama dengan segala apa yang kita miliki seturut teladan kasih Allah sendiri.
 
Allah yang menumbuhkan jiwa kami,
ampuni kami karena serakah akan banyak hal yang 
memuaskan selera kedagingan kami
dan mencari berbagai jaminan hidup
tetapi tidak dapat menopang totalitas keberadaan kami.
Terima kasih untuk-Mu, o Roti Hidup.
Amin.

Minggu, 08 Desember 2013

Gembala Baik

Dalam kebingunganku aku menyangka TUHAN telah membuang aku dari hadirat-Nya. Tetapi Ia telah mendengar permohonanku waktu aku berseru kepada-Nya.  - Mazmur 31:23 (BIS)

Kristus berkata: "Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku" -  Yohanes 10:14
 
Gembalakan kami, ya AllahDengarlah kami, Tenangkan kami, Yakinkan kami,
bahwa bersama-Mu, tidak ada yang perlu kami takuti.
Amin. 

Sabtu, 07 Desember 2013

Rindu Bersatu

Setiap pagi Ia (Tuhan ALLAH) mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. - Yesaya 50:4

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. - Markus 1:35'


Nubuat tentang "Hamba Allah" dari Yesaya itu sungguh digenapi dalam kehidupan Yesus Hamba Allah sejati-sempurna. Sang Firman yang dari-Nya berasal semua penyataan firman dalam Perjanjian Lama dan Baru, sendiri-Nya mendisiplin diri untuk mendengarkan Firman Bapa dan - seperti yang nyata dalam kisah pencobaan - menundukkan diri penuh kepada wibawa firman yang tertulis yaitu Sabda-Nya sendiri!

Ketika kita bangun di pagi hari, sadarkah kita bahwa Ia yang membangunkan kita? Apakah yang pertama terbersit dalam pikiran-perasaan-kehendak kita - apa / siapakah arah hati kita  - saat bangun pagi? Terdorongkah kita untuk bersekutu intim, menyembah dan bersyukur kepada-Nya sambil menyilakan Roh-Nya mempertajam telinga hati kita? Rindukah kita menghayati hadirat-Nya, bersatu dengan-Nya? Relakah kita sebagai pengikut Yesus menjadikan pola hidup-Nya menjadi pola hidup dan kebiasaan kita juga? Tidakkah kita lebih lagi perlu memulai hari dengan menaklukkan diri kepada kehendak-Nya dan menyerahkan diri penuh ke bawah kepemimpinan-Nya? Relakah kita menjadikan rencana dan kehendak-Nya mewujud dalam hidup kita dari pagi-sampai-malam-sampai-pagi lagi?

Allah, sambil kami menghirup nafas pertama kami tiap hari ketika kami bangun dari tidur, buatlah kami sadar bahwa Roh-Mu yang memberi kami hidup, membangunkan dan menopang kehidupan kami. Kiranya kami menggunakan tiap helaan nafas untuk memuji dan melayani-Mu dalam kasih. Amin.

Jumat, 06 Desember 2013

Mengalirkan Berkat

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku. - Mazmur 66:20
 
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." -  Yohanes 4:10

Sudahkah kita belajar untuk berani meminta kepada Allah? Dengan benar? Dengan iman? Tahu prioritas? Tekun? Sampai sungguh dijawab? Sampai sungguh terwujud? Tahu mensyukuri? Tahu memanfaatkannya? Menggunakannya sesuai rencana kekal dan sifat-Nya?


O Sumber segala berkat, Kiranya kami mengizinkan limpah anugerah-Mu memenuhi kami sampai meluap meluber berbagi ke sekitar kami. Kiranya kami mengalami sukacitanya boleh menyegarkan mereka yang kami layani dengan anugerah-Mu itu. Amin.
 
"Hai keturunan Yakub [anak-anak Tuhan], mari kita berjalan dalam terang
TUHAN!*

Kamis, 05 Desember 2013

Kegirangan Allah

Aku sendiri akan bergembira karena Yerusalem, dan bergirang karena penduduknya. Di kota itu tak ada lagi tangis, dan tak ada teriakan minta tolong. -  Yesaya 65:19
 
Kita menantikan apa yang telah dijanjikan Allah, yaitu langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat keadilan 2 Petrus 3:13

Keterlibatan kita dalam kerja, mengejar cita-cita, urusan keseharian, tekanan hidup, berbagai kegelapan dalam dunia sekitar, bahkan keterlibatan kita dalam berbagai aspek pelayanan, bisa membuat kita kehilangan focus pada destini kekal dari Allah. Buka dan hayati janji-janji dalam Alkitab dan terbukalah pada karya Roh yang menujukan perhatian kita dan membangkitkan semangat kita untuk sasaran dan nilai kekal, maka kita akan mengalami kegirangan besar. Bukan saja kegirangan dalam diri kita sendiri tetapi kegirangan Allah akan kita menjadi sukacita dan kekuatan kita dalam keseharian menuju kekekalan.
 
Allah yang bergirang akan kami,
beri kami kesanggupan menyadari hadirat-Mu bersama kami
dan karya-Mu memunculkan kebaruan di antara kami...
Kiranya kami boleh terlibat dalam "datanglah kerajaanMu,
jadilah kehendak-Mu", agar kami
bergirang dalam hidup ini karena alasan dan dalam cara yang benar
dan setia kepada-Mu. Amin

Rabu, 04 Desember 2013

Menjadi Tubuh-Nya

Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu... - Keluaran 6:7

Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. -  Efesus 1:22-23

Kita umat Tuhan dari segala zaman dan tempat bukan saja beroleh pengampunan dan hak untuk hidup dalam langit dan bumi baru kelak, tetapi kita dijadikan milik berharga kesayangan Allah. Bahkan gambaran yang Perjanjian Baru pakai luar biasa dahsyat, yaitu kita adalah Tubuh Kristus. Kita dijadikan bagian dari Diri Putra Allah sendiri. Mohonlah Roh Allah menyingkapkan kepada kita barang sedikit saja makna kebenaran ini. Dan, bertindaklah sesuai - dalam keseharian kita, sebagai milik Allah, sebagai anggota tubuh Kristus, dan dalam kebersamaan dengan semua orang percaya lainnya. Berhentilah menyangkali kebenaran Tubuh Kristus ini dengan tidak peduli tentang hal bergereja, terlibat dalam pelayanan, perhatian tentang keadaan pertumbuhan misi gereja secara luas bukan lokal semata.

Engkaulah pemilik kami,
kepada-Mulah kami terhisab, berbagian.
Tolong kami memercayai firman-firman-Mu
yang dijelmakan menjadi daging, Yesus Krirtus sendiri.
Sanggupkan kami melihat dan ambil bagian
dalam kepenuhan Tubuh Kristus IN ACTION
Demi Dia - Amin.
Amin.

Selasa, 03 Desember 2013

Jangan Ikut-ikutan!

Jangan ikut-ikutan dengan kebanyakan orang kalau mereka berbuat salah atau menyelewengkan hukum dengan memberi kesaksian yang tidak benar. - Keluaran  23:2 (BIS)
Hendaklah hati dan pikiranmu dibaharui seluruhnya. Efesus 4:23 (BIS)

Dalam banyak hal di dunia ini - dalam politik, gaya hidup dan mode, selera perorangan, keputusan penting, etika, bahkan sampai penghayatan ibadah - terasa benar besarnya kuasa "massa." Kalau arus orang banyak mencari mengikuti sesuatu, bukan saja magnet dari luar menarik tetapi juga ada semacam "drive" dalam diri kita yang mendorong untuk kita ikut-ikutan.

Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa kita tidak boleh ikut-ikutan! Kita bukan di jalan lebar di mana orang banyak berjejalan berjalan di dalamnya. tetapi, kita adalah kawanan kecil di jalan sempit menuju hidup. Ada Firman yang memberi kita prinsip hidup berbeda. Ada Roh yang mengerjakan di dalam kita pembaruan terus menerus untuk bisa menolak yang tidak sesuai Firman, dan menyukai serta mengusahakan yang Firman katakan baik dan benar oleh pemberdayaan Roh-Nya.

Allah sumber hikmat,
buka akal budi kami kepada jalan hidup yang baru dari-Mu.
Buat roh kami lentur kepada ajaran-Mu.
Kiranya hati kami merindukan kebenaran, keadilan, kedamaian dari-Mu. 
Amin.
Hai, keturunan Yakub [anak-anak Tuhan], mari kita berjalan dalam terang TUHAN!

Senin, 02 Desember 2013

Karuniai kami - Diri-Mu -- agar kami sanggup memberi

FIRMAN PEMBIMBING SEMINGGU KE DEPAN (Minggu Adven I: Hai kaum keturunan Yakub (Israel sejati - orang percaya), mari kita berjalan di dalam terang TUHAN! - Yesaya 2:5

Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa, tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. - Ulangan 16:17

Janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah. - Ibrani 13:16

"Lord give me You, Lord give me You..."
demikian kata-kata pujian yang kerap dinyanyikan dalam satu ibadah yang sering saya ikuti. Sungguh beda dari kebanyakan permintaan doa kita. Kita meminta sukses, kesehatan, kekuatan, rejeki, dan berbagai berkat lain. Tidak salah! Tetapi, yang utama di dalam dan atas semua itu adalah Diri Allah sendiri! Mengenal Dia dengan benar dan akrab, bergaul dengan-Nya, mengizinkan Ia memasuki bagian-bagian hidup kita terdalam dan merespons undangan-Nya untuk kita masuk ke dalam-Nya semakin hari semakin dalam. Sampai, kita makin menyadari betapa tak terjangkau pikiran2Nya, tidak terselami kasih-Nya - yang tinggi, dalam, panjang, lebar - seperti yang nyata dalam Yesus Kristus.

Sesungguhnya Ia sudah memberi diri-Nya dalam kedatangan Putra-Nya menjadi manusia, berkorban demi mendamaikan kita dengan Allah Bapa-Nya yang kudus. Maka mari sepanjang Minggu-minggu Adven ini kita jadikan doa dan konsentrasi kita pada: "Tuhan, berikan aku diri-Mu. Karuniai aku o  Tuhan, diri-Mu... agar aku makin mengenal-Mu, makin mengasihi-Mu, makin terlibat dalam kehendak-mu untuk pekerjaan-Mu di dunia ini."

Allah Maha pemberi
semua yang ada dalam hidup kami asalnya dari-Mu saja,
perlihatkanlah terus betapa banyak sepatutnya
kami harus memberi bagi sesama tubuh-Mu, sesama manusia dan dunia ini.
Karena melalui kami berbagi kasih-Mu itu beroperasi dan menjadi nyata.
Amin.

Sabtu, 30 November 2013

Percaya Segenap Hati

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.  Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.. - Amsal 3:5-6

Janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!  Roma 12:16

Bapa Maha mengetahui,
Tolong kami menyadari kemuliaan kebenaran-Mu
dan membuatnya menjadi bagian dari perjalanan hidup kami.
Karuniai masing-masing kami hikmat dan pengharapan
sementara kami melalui hari-hari hidup kami,
sambil berbagi kesaksian kata dan tindakan
sepanjang hidup kami dengan siapa pun yang Kau pertemukan.  Amin.

Kamis, 28 November 2013

Menyongsong sang Raja

TUHAN memerintah kekal selama-lamanya - Keluaran Exodus 15:18
 

Yesus berkata: "Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku" -Lukas 10:22

Raja kekal,
damai dan kasih-Mu yang kemilau
menyebar ke seantor langit dan bumi.
Tolong kami merindukan dan berjaga-jaga menyongsong Hari
Kau datang kembali untuk memerintah atas semua.
Bantu kami untuk mengarahkan hati dan tindakan kami kepada-Mu.
Amin.

Rabu, 27 November 2013

Mengikuti Teladan Yesus

Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan - Amsal 11:24
 
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu." - Lukas 12:15

Yesus,
Engkau memilih hidup sederhana dan tidak mementingkan diri.
Karuniakan kami kekuatan untuk menyimpan dan mengikuti teladan-Mu
selalu dalam hati dan tindakan kami,
supaya kami boleh menolak keserakahan dunia ini
dan lebih berhasrat mengikuti bagaimana Engkau pernah hidup dan
ingin menyatakannya ulang dalam kehidupan kami. Amin.

Senin, 25 November 2013

Bersahabat dengan Allah

"Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!" - Mazmur 46:11
 
 TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya. - Keluaran 33:11

Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku - Yohanes 15:14-15

Bapa kami, Yesus Tuhan, Roh Kudus
Ketiga yang Esa, Sahabat kami sejari,
Terima kasih Engkau tidak hanya mengampuni dan menyelamatkan kami,
Engkau juga menguduskan, melibatkan kami dalam misi-Mu
bahkan memasukkan kami ke dalam lingkar persekutuan kekal-Mu sebagai sahabat.
Tolong kami memupuk persahabatan yang intim dengan-Mu, dalam ketaatan dan kasih.
Syukur untuk sikap dan tindakan Kristus yang adalah teladan terbaik tentang bagaimana melangsungkan persahabatan.
Didik kami untuk murah hati, setia, tidak pendek tangan,
tidak mengecewakan atau meringankan kepercayaan,
dan selalu bersedia berbagi segala sesuatu tanpa bersungut-sungut atau berhitungan.Ajar kami untuk saling percaya seperti kami memercayai dan mempercayakan diri kami kepada-Mu.
Amin.

Minggu, 24 November 2013

Doa Yang Dikabulkan

Berfirmanlah TUHAN: "Aku mengampuninya sesuai dengan permintaanmu." - Bilangan 14:20
Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. - 1 Yohanes 5:14
Bapa Maha pengampun,
anugerah dan damai dari pengampunan-Mu
menilik kami sepanjang masa-masa penuh masalah kini.
Kiranya kami memiliki kesabaran dan ketekunan untuk mendengar
Engkau bicara kepada dan melalui kami
sama seperti kami tahu Engkau mendengar doa-doa kami.
Topanglah kami untuk tekun dalam doa syafaat
bagi mereka yang memerlukan pengampunan, penghiburan,
pembaruan, terobosan, dan berkat-Mu lainnya.
Amin

Jumat, 22 November 2013

Keperkasaan Tuhan

Ketahuilah, Aku mau memberitahukan kepada mereka, sekali ini Aku akan memberitahukan kepada mereka kekuasaan-Ku dan keperkasaan-Ku, supaya mereka tahu, bahwa nama-Ku TUHAN -  Yeremia 16:21
Dengan perantaraan-Nya  kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya - Roma 1:5
Guru surgawi.
bombing kami sambil kami terus mencari kebenaran-Mu.
Buka akal budi kami kepada kemuliaan, keagungan, kuasa dan damai
dari kasih kekal-Mu dan beri kami kekuatan untuk
menyaksikan kabar baik-Mu kepada dunia.
Amin

Kamis, 21 November 2013

Air Mata & Destini Kekal

Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! Sebab aku menumpang pada-Mu, aku pendatang... Mazmur  39:13
Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu - Wahyu 21:4
Terima kasih Tuhan,
karena Engkau selalu ada untuk kami,
khususnya dalam masa kesusahan dan kepedihan.
Kiranya air mata tidak menghalangi pandangan kami
pada kehadiran-Mu kini dan destini kekal kami kelak.
Tolong kami memiliki iman lebih teguh dalam firman-Mu
dan ajar kami untuk bersandar pada firman-firman-Mu dalam masa kesukaran,
Amin.

Rabu, 20 November 2013

Fondasi Sejati

TUHAN seperti benteng yang kuat tempat aku berlindung. Allahku seperti gunung batu, tempat aku bernaung. Seperti perisai Ia menutupi aku, dan menjaga aku agar aman selalu 2 Samuel 22:3 (BIS)
[Kristus berkata]: "Dengan siapakah dapat kita samakan orang yang datang kepada-Ku, dan mendengar perkataan-Ku, serta melakukannya? --Baiklah Aku menunjukkannya kepadamu--. Ia seperti orang yang ketika membangun rumah menggali dalam-dalam, lalu membuat pondasinya pada batu. Pada waktu ada banjir dan air sungai melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, sebab sudah dibangun di atas pondasi yang baik  Lukas 6:47-48
Allah sumber hidup,
terima kasih Engkau mengaruniakan fondasi
yang di atasnya kami boleh membangun iman dan kehidupan kami.
Ingatkan kami untuk selalu mengacu kepada firman-Mu
ketika fondasi kami goyah dan dunia kami terkesan runtuh.
Terima kasih Engkaulah batu karang kehidupan kami
yang menyanggah kami sepanjang hidup.
Amin.

Sabtu, 16 November 2013

Rekan Pemelihara

[Allah] yang seorang diri membentangkan langit, dan melangkah di atas gelombang-gelombang laut; yang menjadikan bintang Biduk, bintang Belantik, bintang Kartika, dan gugusan-gugusan bintang Ruang Selatan; yang melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak terduga, dan keajaiban-keajaiban yang tidak terbilang banyaknya - Ayub 9:8-10.

Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya - Kisah Rasul 14:15

Pencipta yang Mulia,
Engkau telah menciptakan jagad raja dan planet bumi yang indah dan menakjubkan ini
agar kami menikmati kebaikan penyediaan-Mu, menjaga dan mengembangkannya,
sambil berbagi dan bertumbuh bersama.
Kerap kami mengambil dari dunia melampaui yang kami perlu
dan melebihi yang dapat kami kembalikan.
Oleh anugerah-Mu ya Maha pencipta
tolong kami menghormati pemberian-Mu yang ajaib ini
dan memperlakukan dengan penuh kasih dan tanggungjawab
sepadan dengan kasih dan perhatian yang Kau berikan pada kami.
Amin.

Kamis, 14 November 2013

Yesus Sang Pemimpin

Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya. Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali - Mazmur 103:2-5
Kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya - Roma 6:4-5
Kristus, Buah Sulung Ciptaan Baru; Kami bersyukur untuk hikmat boleh menghidupi dalam kehidupan kami pribadi, keluarga, gereja, dan dalam masyarakat bahwa Engkaulah Pemimpin hidup satu-satunya. Tangan bimbingan-Mu dan Roh-Mu yang lembut mengarahkan kami dalam banyak jalan yang tak seorang pemimpin pun dalam dunia ini dapat lakukan. Engkau, Domba Allah untuk kami, telah menaklukkan; kami akan mengikuti-Mu senantiasa. Amin.

Aku tahu bahwa di surga ada Pembelaku; akhirnya Ia akan datang menolong aku.

Selasa, 12 November 2013

Kirbat ALLAH

Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan? - Mazmur 56:8
Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa. - Lukas 6:21
Pencipta Surgawi,
Banyak sesama kami yang dipenuhi dengan duka dan susah.
Karuniakan kami hati-Mu yang tergerak oleh belas kasihan,
agar kami boleh mendoakan, mengulurkan tangan,
berbagi anugerah-Mu yang melimpah dan Roh-Mu yang mengangkat,
menolong mengeringkan air mata mereka
yang menangis dan membawakan hiburan serta tawa
yang dari-Mu bagi mereka yang hidupnya tertindih.
Amin.

Senin, 04 November 2013

KESATUAN

Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. - Lukas 19:10
Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!... Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.- Mazmur 133:1-3
Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru - Ibrani 12:22-24a

Tuhan Allah kami, kami berterima kasih Kau telah membebaskan kami dan kami boleh menikmati kesatuan dengan umat-Mu para orang kudus, yang telah dimuliakan di surga dan yang masih berjuang di bumi yang semuanya bersekutu di sekitar Yesus Kristus, suatu umat yang terus bertumbuh dalam jumlah dan kekuatan dari tahun ke tahun.
Kami berterimakasih bahwa kami juga termasuk ke antara mereka, dan kami mohon untuk sanggup menjaga kesadaran tentang kesatuan ini supaya kami boleh bersukacita sebagai umat yang telah ditebus  penuh keyakinan dan kesukaan. Dorong dan kuatkan kami untuk rindu mewujudkan kesatuan kami dengan jalan berbagi hidup dan karunia yang telah Engkau berikan kepada kami, supaya melaluinya fakta kami adalah umat-Mu memanifestasi nyata.
Kiranya kami memelihara karunia-Mu dan kuasa-Mu dalam kami. sehingga rancangan penyelamatan-Mu melanjut atas seluruh dunia sampai sukacita meluap melalui keseluruhan keberadaan kami dan kami memuji-Mu karena hidup yang Kau berikan bagi kami di bumi ini kini. Amin.

Jumat, 01 November 2013

KARYA KERAJAAN

TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu - Mazmur 103:19
 
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. - Roma 14:17; Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa. - 1 Korintus 4:20
 
1 NOVEMBER 1512 -  Seniman Renaisans Itali, Michelangelo menyingkap adikaryanya seluas 540 m2 di langit-langit Kapel Sistine di Vatikan. Di tahun 1508 Paus Yulius II menugasi dia untuk membuat karya tersebut yang melukiskan kisah-kisah Alkitab.

1 NOVEMBER 1963 - Sarjana linguistic Inggris, J.R.R. Tolkien menyimpulkan kepercayaan Kristen dalam sebuah suratnya, "Pada akhirnya, iman adalah sebuah tindakan kehendak, yang diilhami oleh kasih."

TUHAN Allah Maharaja Pencipta, dalam kuasa, hikmat, kasih dan kemuliaan-Mu Engkau memerintah menjadikan semua unsur Kerajaan-Mu bagaikan Mahakarya seni tak tertandingi. Tolong kami untuk berbagian dalam proses pewujudan Kerajaan-Mu di bumi seperti di surge. Beroperasilah dalam kehendak, pikiran, perasaan dan imajinasi kami, serta melalui tenaga, tangan-kaki dan semua tindak nyata kami agar Mahakarya-Mu itu tercermin melalui kami ke dunia sekitar kami.
Dalam nama sang Re-Kreator - Yesus Kristus, Amin.

Sabtu, 20 Juli 2013

TIDAK Bergantung Mood

Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita. Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur. Sebab TUHAN adalah Allah yang besar, dan Raja yang besar mengatasi segala allah. Bagian-bagian bumi yang paling dalam ada di tangan-Nya, puncak gunung-gunungpun kepunyaan-Nya. Kepunyaan-Nya laut, Dialah yang menjadikannya, dan darat, tangan-Nyalah yang membentuknya. Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu... - Mazmur 95:1-8
 
 
Wajarnya manusia, mood atau keadaan membuat kita gembira, bersyukur, memuji Tuhan atau tidak. Tetapi penyembahan kepada Allah tidak boleh digantungkan pada mood atau keadaan luar kita, tetapi pada kenyataan diri, sifat., dan karya Allah semata. Worship adalah karena "worth"-ship-Nya. Coba saja kita bayangkan Allah seperti yang dipaparkan dalam Mazmur di atas sesudah bagian panggilan untuk menyembah Dia. Atau, coba bayangkan paparan Yesaya berikut ini: "Siapa yang menakar air laut dengan lekuk tangannya dan mengukur langit dengan jengkal, menyukat debu tanah dengan takaran, menimbang gunung-gunung dengan dacing, atau bukit-bukit dengan neraca?" (Yesaya 40:12).
 
Kita menyembah Dia (bersyukur, bersuka akan Dia, menyembah Dia) sebab Allah yang dahsyat itu aalah pemilik, pemelihara, pembebas kita. Jadi, penyembahan bukan ungkapan dari mood tetapi dari keakraban relasi kita dengan Allah. Semakin kita dekat Dia, semakin kita kagum kepada-Nya; semakin kita kagum kepada-Nya semakin kita jatuh cinta kepada-Nya; semakin kita mencintai Dia sungguh-sungguh semakin kita ingin memberi yang paling layak dari diri kita serasi dengan kelayakan-Nya. Seberapa pun kecil, rendah dan down kita, tetap saja Ia patut kita tinggikan dan percayai penuh.
 
Maka mari kita tidak mengeraskan hati - artinya , menjalani jalan kita sendiri, meragukan-mencobai-tidak memercayai Dia. Mari kita tatap Dia, jatuh cinta pada-Nya, dengar sabda-Nya dan beranikan diri beri hati kita, cinta kita, sembah-syukur-sujud kita untuk-Nya saja, bukan untuk berhala-berhala dunia ini, bukan juga untuk allah-allah yang kita buat sendiri dalam angan-angan atau keinginan kita.

Selasa, 09 Juli 2013

Aman Sempurna

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. - Mazmur 91:1-6
 
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. - Filipi 4:7

Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat. - 2 Tesalonika 3:3

Ya Yesus Penyelamat kami, Engkau mengajar kami berdoa agar Kerajaan dan Kehendak Bapa terwujud di antara kami... dan agar kami dilepaskan dari semua kekuatan dan manifestasi kejahatan. Terima kasih bahwa oleh hidup dan karya-Mu persekutuan yang intim dan aman dengan Allah telah dimungkinkan. Naungan, lindungan, pemeliharaan, hadirat, damai, kesukaan - ya semua kedahsyatan kemuliaan Allah sepenuhnya boleh kami alami sebagai anak-anak Allah hari demi hari kini.

Kiranya kami tidak saja terhibur tetapi secara aktif mengambil hak keanakan kami ini menjadi pengalaman nyata kami dalam keseharian - justru di tengah dunia yang makin gelap dan jahat ini.

Kiranya Roh-Mu mengingatkan dan mendorong kami untuk mempraktikkan posisi kami di bawah naungan-Mu sehingga kami tidak saja mengalami untuk diri kami tetapi juga membawa pengaruh pemerintahan-Mu itu ke lingkungan sekitar kami. Dalam nama-Mu yang berkuasa kami berdoa. Amin.

Rabu, 03 Juli 2013

Gereja yang Hidup

Di gunung-gunung yang kudus ada kota yang dibangunkan-Nya: TUHAN lebih mencintai pintu-pintu gerbang Sion dari pada segala tempat kediaman Yakub. Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah. Sela ...tentang Sion dikatakan: "Seorang demi seorang dilahirkan di dalamnya," dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya. TUHAN menghitung pada waktu mencatat bangsa-bangsa: "Ini dilahirkan di sana." Sela Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai: "Segala mata airku ada di dalammu." - Mazmur 87
 
Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." - Matius 16:18-19
 
Tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus - 1 Korintus 3:11
 
Ya Allah Maha Pencipta, ajaib sungguh kasih dan karya-Mu. Di tengah dunia yang gersang dan gelap ini telah Kau pilih, dasari dan ciptakan Tempat Kemuliaan-Mu bersemayam, yaitu Gereja yang telah dicipta oleh pengorbanan Yesus Kristus Tuhan kami.
 
Tolong kami untuk selalu ingat hakikat kami sebagai Gereja yang di dalamnya kemuliaan-Mu memancarkan harapan, kasih, kekudusan, pembaruan ke tengah-tengah dunia ini. Berkaryalah terus tanpa henti ya Roh Allah agar di dalam Gereja terjadi terus kelahiran-kelahiran baru karena Injil-Mu diberitakan. Dan tolonglah ya Allah agar kami sungguh bersikap dan berperilaku sebagai keluarga-Mu dan bukan sekadar sebagai kumpulan individu yang tak tarik-menarik satu sama lain. Dan kiranya hidup kami masing-masing dan bersama sungguh merupakan aliran air-Mu yang menghidupkan, menyegarkan, menumbuhkan. Kiranya dalam kami terjadi puji sembah, sorak sorai, tari-tarian menyanjung kemuliaan-Mu.
 
Ya Yesus Kristus, inilah doa kami untuk gereja kami sendiri dan semua Gereja di Indonesia khususnya dan dunia umumnya. Amin

Selasa, 02 Juli 2013

Kedudukan Rahmat dan Hadirat

Buatlah dua kerub dari emas tempaan, satu pada setiap ujung tutup peti itu. Kedua kerub itu harus dijadikan satu bagian dengan tutupnya, dan dibuat saling berhadapan dengan sayap yang terbentang di atas peti itu - Keluaran 25:18-20 (BIS)
 
Sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya, - Ibrani 5:8-9
 
Tabut perjanjian dalam Perjanjian Lama adalah tempat di mana hadirat dan rahmat Allah dapat dialami nyata oleh umat-Nya. Perhatikan bagaimana Allah menginstruksikan Musa tentang pembuatan tutup tabut itu. Bongkahan emas padat harus dipahat menjadi bentuk dua kerub yang saling berhadapan dengan bentangan sayapnya saling bertemu melambangkan hadirat-Nya yang menaungi penuh rahmat.
 
Proses pembentukan tutup tabut ini melukiskan kenyataan yang harus dialami oleh Juruselamat kita, Yesus Kristus. Agar bisa menjadi pokok keselamatan bagi kita, Ia harus lebih dulu menjalani proses berat: menjadi manusia, dicobai, ditolak, menderita secara jasmani dan rohani.
 
Demikian kita pun. Jika kehidupan kita hendak menjadi basis di mana rahmat dan hadirat-Nya hinggap, serta keselamatan yang tersedia dalam Yesus boleh terpancar luas, kita juga harus melalui proses peleburan, pemahatan, pembuangan bagian-bagian yang tidak benar dan tidak perlu, sampai rahmat dan hadirat-Nya boleh nyata menaungi hidup kita teralami oleh orang lain.
 
Semoga pancaran rahmat dan hadirat-Nya saja yang hadir dalam kita dan bukan segala kemuliaan semu lainnya.

Minggu, 30 Juni 2013

Pakaian Baru

Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. - Mazmur 30:6
 
Sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. - Kolose 2:12-13
 
Ketika anak bungsu yang hilang itu kembali - di luar yang ia harapkan - ayahnya merangkul dia dengan penuh kemurahan dan memerintahkan para pembantunya agar anak itu boleh membasuh badannya sampai bersih dan pakaian compang-camping yang ia kenakan diganti dengan jubah dan cincin keanakan.
 
Paulus mengambil simbolisme pakaian tentang sifat dan sikap baru yang seharusnya kita periihatkan kepada sesama kita sebagai ungkapan dari pemulihan dan pembaruan yang telah kita nikmati karena kasih Bapa dan anugerah Yesus Kristus. Sikap itu lahir dari sifat baru yang terus menerus Roh Kristus wujudkan dalam kita, yaitu yang dalam Galatia 5 disebut sebagai buah Roh.
 
Marilah jadikan doa dan tindak nyata kita bahwa dalam sikap serta perlakuan keseharian kita kita tidak mempraktikkan prinsip dunia ini sebab itu bukan datang dari kasih, anugerah dan rahmat Allah. Mari pancarkan sikap belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Energi Roh sendiri akan mengerjakan semua itu dalam hidup kita.

Kamis, 27 Juni 2013

Perak atau Emas?

Bahkan burung pipit mendapat rumah dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat mereka menaruh anaknya di dekat mezbah-Mu, ya TUHAN Yang Mahakuasa, Rajaku dan Allahku. Sungguh bahagia orang yang tinggal di Rumah-Mu, dan menyanyikan pujian bagi-Mu selalu. - Mazmur 84:4-5
 
Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya." - Matius 8:20
 
Ketika emas dibakar,yang pertama akan tersingkir ke luar adalah berbagai kotoran. Yang terakhir ke luar dalam proses pemurnian itu adalah perak, logam yang setingkat di bawah emas dalam derajat kemuliaan. Demikian juga dalam pembentukan mutu kemuridan kita yang paling sukar untuk dilepaskan adalah hal-hal baik yang tanpa sadar merintangi munculnya yang terbaik dari Tuhan untuk hidup kita.
 
Dalam hidup ini ada begitu banyak hal-hal buruk yang dikemas dengan sangat baik oleh "dunia" ini - semisal berbagai hal yang tidak layak dalam kemasan tayangan yang canggih menarik. Menolak hal-hal seperti itu sudah termasuk sukar masa kini, tetapi bila kita ingat bahwa kandungan apa pun yang bersifat dosa menceraikan kita dari Allah, maka sebenarnya tidak sukar menilai hal sedemikian sebagai hal yang harus tegas dibuang dari hidup kita.
 
Namun, ada hal-hal lain dalam hidup ini yang tidak tergolong dosa yang sebenarnya tidak hakiki bagi mutu keakraban dan pengenalan kita akan Allah Hal sedemikian jauh lebih sulit untuk kita pisahkan dari "emas murni" kualitas hubungan kita dengan Allah. Dalam firman Allah di atas kita diingatkan untuk merindukan hadirat Allah melebihi semua "perak" yang kita sukai dan nikmati dalam hidup ini. Realitas kepengikutan kita akan Yesus harus senyata-nyatanya kita alami, sebab Ia telah mengupayakan dan membukakan itu bagi kita dengan pengorbanan yang tak terperikan: meninggalkan kemuliaan suran masuk ke kondisi tan layak dari manusia sezaman-Nya.
 
Mari dalam mutu hubungan kita dengan Allah, dalam ibadah, dalam ketaatan, dalam karya kasih untuk sesama demi Dia, dst. - dalam kuat-kuasa Roh kita usahakan mencapai standar emas dan bukan perak.

Rabu, 26 Juni 2013

Penghakiman atas Para Allah

Allah berdiri dalam sidang ilahi, di antara para allah Ia menghakimi:
"Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim dan memihak kepada orang fasik? Sela Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim, belalah hak orang sengsara dan orang yang kekurangan! Luputkanlah orang yang lemah dan yang miskin, lepaskanlah mereka dari tangan orang fasik!" - Mazmur 82:2-4
 
Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka. - Efesus 6:8-9
 
Betapa besar kehormatan dan kesempatan yang diemban oleh para pemimpin - pemimpin politis, pemimpin masyarakat, pemimpin organisasi, pemimpin perusahaan, pemimpin umat, pemimpin keluarga, [embimbing dan pengarah dalam berbagai aspek kehidupan - sampai disebut sebagai "para allah." Arti ungkapan itu adalah bahwa para pemimpin adalah wakil Allah yang menentukan arah dan mutu hidup banyak orang - seumpama menentukan gaji dan taraf hidup, menentukan suasana hubungan antar orang, menentukan kesempatan berkembang dan bertumbuh sesama di bawah kepemimpinannya, dlsb.
 
Bagaimana para allah menatalayan kuasa dan kehormatan yang sedemikian besar itu harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah sejatinya, di hadapan sang Gembala Agung, di hadapan Hakim atas segala hakim. Maka dari waktu ke waktu - sebagai direktur, pemilik saham, decision-maker, manager, kepala bidang, kepala rumah tangga, majikan - apa pun kita, ingatlah untuk selalu bertanya-tanya, menimbang, apakah sikap dan keputusan kita kepada orang yang di bawah sayap kepemimpinan kita sudah sungguh mencerminkan sikap hati dan rencana Allah. Maka sebagai para allah, Anda perlu benar-benar akrab dengan Allah, dan bertindak sebagai wakil-Nya di lingkup penatalayanan apa pun yang Ia percayakan kepada Anda.

Sabtu, 22 Juni 2013

Regenerasi

Yang telah kami dengar dan kami ketahui, dan yang diceritakan kepada kami oleh nenek moyang kami, kami tidak hendak sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi kami akan ceritakan kepada angkatan yang kemudian puji-pujian kepada TUHAN dan kekuatan-Nya dan perbuatan-perbuatan
ajaib yang telah dilakukan-Nya. Telah ditetapkan-Nya peringatan di Yakub dan hukum Taurat diberi-Nya di Israel; nenek moyang kita diperintahkan-Nya untuk memperkenalkannya kepada anak-anak mereka, supaya dikenal oleh angkatan yang kemudian, supaya anak-anak, yang akan lahir kelak, bangun dan menceritakannya kepada anak-anak mereka, supaya mereka menaruh kepercayaan kepada Allah dan tidak melupakan perbuatan-perbuatan Allah, tetapi memegang perintah-perintah-Nya; dan jangan seperti nenek moyang mereka, angkatan pendurhaka dan pemberontak, angkatan yang tidak tetap hatinya dan tidak setia jiwanya kepada Allah. - Mazmur 78:3-8
 
...hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. - 2 Timotius 3:14-15
 
Tugas dan tanggung jawab utama para orangtua - baik orangtua jasmani maupun rohani - bukanlah sekadar menyediakan makanan, pakaian, sekolah, gadget-gadget canggih masa kini. Melainkan, menyediakan fondasi hidup atau menolong generasi muda mengakarkan hidup dalam karya-karya besar Allah. Seperti halnya pemazmur, tekadnya adalah menceritakan perbuatan-perbuatan besar Allah yang telah memilih, menyelamatkan, membimbing mereka menjadi umat-Nya sambil membeberkan semua pelajaran dari jatuh-bangun nenek-moyang mereka di masa lalu untuk pembelajaran di masa kini. Atau, seperti halnya Timotius yang telah diakarkan oleh nenek dan ibunya dalam kisah dan kebenaran Alkitab.
 
Khusus pada akhir pekan dan masa liburan sekolah ini, jangan hanya sibuk dengan urusan pendaftaran sekolah anak,rencana berlibur ke mana, mau makan di restoran mana atau ke tempat belanja mana. Doa, pikirkan dan aturlah waktu agar terjadi interaksi di sekitar kisah-kisah fondasional yang datang dari Alkitab, dari perjalanan iman keluarga, dan dari riwayat gereja kita masing-masing. Supaya generasi akan datang dari orang Kristen dan gereja sungguh menjadi generasi yang kenal Allahnya, hidup akrab dengan-Nya dan merupakan kelanjiutan dari perbuatan-perbuatan besar-Nya dalam dunia ini.

Jumat, 21 Juni 2013

Melankolia

Dengan nyaring aku berseru kepada Allah; dengan nyaring aku berseru, dan Ia mendengar aku... Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala. Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu. Ya Allah, jalan-Mu adalah kudus! Allah manakah yang begitu besar seperti Allah kami? Engkaulah Allah yang melakukan keajaiban; Engkau telah menyatakan kuasa-Mu di antara bangsa-bangsa. - Mazmur 77:1, 12-15

Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? - Roma 8:31-32

Kita tidak selalu berada di kemuncak bukit keceriaan dan kegembiraan. Terkadang dan tidak jarang suasana hati mendung, pedih, kecil hati dst. kita alami. Entah itu disebabkan oleh peristiwa buruk di luar, atau suasana batin yang kait-mengait sebabnya sering terlalu rumit untuk dapat kita urai. Yang jelas, seperti Mazmur 77 ini kita bisa mengalami "melankolia" dan mendung jiwa. Bagaimana kita harus menjalaninya?
 
Doa, itulah hal pertama "pelarian" pemazmur. Sejak awal di ayat 1 ia membulatkan hati untuk mencari Allah dalam doa. Kesusahan dalam hati dan suasana hidup tidak boleh dizinkan untuk kita menjauh dari Allah. Dalam doa ada tempat untuk kejujuran - mengakui kegundahannya, mengeluhkan kegalauan bahwa Alah jauh dan tak peduli, mencurahkan kekhawatiran bahwa Allah berubah kasih setia.
 
Ketika membuka diri itu pemazmur mendapatkan kekuatan untuk mengingat-ingat berbagai perbuatan ajaib Tuhan di masa lalu. Dalam perenungan itu terjadilah pembaruan iman akan keperkasaan Allah, kebesaran, penyelamatan dan penyertaan-Nya yang telah umat alami. Semua perkara besar historis itu datang dari Allah meski jejak-Nya tidak kelihatan (ay 20). Karena ia (pemazmur yang sedang melankolis) adalah bagian dari umat yang dituntun, maka dalam keadaan melankolia pun sebenarnya ia sedang dituntun Allah. Sebab tidak ada keadaan apa pun di luar - politis, ekonomi, sosial, relasi, dlsb; atau di dalam - turun naik jiwa - yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah dalam Kristus Yesus. (Ini kesimpulan yang tidak dituangkan dalam Mazmur 77 tetapi yang bisa kita alami seperti dalam lanjutan kutipan Roma 8 di atas).

Kamis, 20 Juni 2013

Nazar

Bernazarlah dan bayarlah nazarmu itu kepada TUHAN, Allahmu! Biarlah semua orang yang di sekeliling-Nya menyampaikan persembahan kepada Dia yang ditakuti, - Mazmur 76:12
 
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. - Roma 12:1-2
 
Dalam pengalaman pemazmur, alasan untuk menggenapi nazar (janji memberi korban syukur dalam berbagai wujudnya) banyak sekali:
1. di antara begitu banyak bangsa waktu itu, hanya kepada Israel Allah memperkenalkan Nama-Nya.
2. sementara mereka harus menghadapi berbagai peperangan, Allah diam (bertabernakel) di antara mereka dan mencukupi kebutuhan hidup dan keamanan mereka.
3. sepanjang perjalanan mereka menuju tanah perjanjian, mereka menyaksikan Allah sepenuhnya mengendali alam dan kekuatan bangsa-bangsa demi mengayomi umat-Nya itu.
 
Dalam Roma 12 (era Perjanjian Baru kita kini, hanya satu alasan tunggal yang jauh melampaui semua alasan tadi: DEMI KEMURAHAN ALLAH - bagaimanakah kita menjabarkan alasan ini baik secara teologis maupun secara eksperential? Perlu penelusuran seluruh sebelas pasal terdahulu untuk kita memiliki penglihatan lebih baik tentang apa dan bagaimana kemurahan Allah untuk hidup kita itu terjadinya.
 
Dan karena satu alasan dahsyat itu - seyogianya nazar kita adalah mempersembahkan tubuh seutuhnya, yaitu hidup seutuhnya dalam segala kekayaan aspek dan pengalamannya, dalam bentuk ternyatanya yang bersumber dari kondisi batin terdalam dan ter-riil. Sebab, kita adalah milik-Nya karena harga tebusan yang mahal yaitu darah-Nya.
 
Maka, membayar nazar berbentuk pesembahan hidup sebenarnya hanyalah mengakui dan mengambil langkah sepadan dengan apa yang Yesus telah lakukan demi kita. Dan, nazar serta pwujudannya itu wajar harus terjadi sepanjang hidup, sebab tubuh adalah manifestasi hidup kita. Maka, sepanjang hidup mencakup segala ungkapannya meliput segala daya hidup yang darinya ia berasal, perlu senantiasa ditujukan, dikuduskan, diakui sebagai milik sang Pembeli hidup kita dari perbudakan dosa dan kesia-siaan.
 
Selamat hidup sebagai kurban yang hidup dan kudus!

Sabtu, 15 Juni 2013

Cerminan Sifat Allah

Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya! Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul. - Mazmur 68:5-7
 
Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu. Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari. TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. - Yesaya 58:8-11
 
Oleh pencerahan Roh kedua kutipan di atas seharusnya cukup menegaskan bahwa memerhatikan orang papa, mengulurkan tangan kepada yang berkebutuhan, melepas hak dan keinginan sendiri demi membuat hidup orang lain dapat melanjut adalah tindakan yang mencerminkan hati & tindakan Allah sendiri. Ia adalah Bapa dari yang tak berbapa, Ia adalah Pencipta yang memberikan seluruh potensi kaya bumi ini kepada semua orang tanpa membeda-bedakan, Ia adalah Penyelamat yang datang dan memberlakukan pembebasan atas mereka yang terbelenggu baik oleh roh jahat, sakit-penyakit maupun berbagai jenis dosa sosial seperti keserakahan.

Maka, sifat dan perilaku penuh peduli seharusnya ada dalam para kristus kecil (Kristen). Dorongan firman ini jelas, bila kita bertindak nyata berbagi keceriahan hidup kepada sesama, berarti terang Allah sedang terbit memancar di dalam dan melalui kita. Di dalam tindakan mencerminkan anugerah-Nyalah berlaku pancaran terang dan aliran maa air rahmat-berkat-hadirat dari Allah itu.

Rabu, 12 Juni 2013

Selamat Ber-Surga-Ria

Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Allah: "Betapa dahsyatnya segala pekerjaan-Mu; oleh sebab kekuatan-Mu yang besar musuh-Mu tunduk menjilat kepada-Mu. Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, memazmurkan nama-Mu. - Mazmur 66:1-4
...mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi." - Wahyu 5:9-10
Firman Tuhan sendiri menjelaskan bahwa akan seperti apa tepat dan detailnya kehidupan dalam langit dan bumi baru kelak (surgawi) masih belum jelas. Tetapi ada satu yang sangat jelas dan tidak mungkin salah, yaitu bahwa dalam realitas baru kelak di mana hadirat Allah penuh diagungkan dan diakui, pujian syukur dan nyanyian tentang penyelamatan akan membahana penuh daya.
Maka, membiasakan diri bersyukur karena penciptaan, pemeliharaan dan penyelamatan dari-Nya, memuji dan mengagungkan kemuliaan Allah Tritunggal dalam keseharian kita sebenarnya adalah menghayati suasana surga di bumi sudah kini dan di sini. Mari, nyanyikanlah nyanyian syukur karena kemuliaan diri-Nya, mari alunkanlah dari hati melalui mulut dan hidup seutuhnya nyanyian syukur karena semua karya-karya dahsyat-Nya terkhusus penyelamatan dalam Yesus Kristus. Selamat bersurga-ria hari ini dan seterusnya.

Sabtu, 08 Juni 2013

Rahasia Hidup Berkemenangan

Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah. - Mazmur 62:6-7
Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. - Wahyu 12:10-11
Seingat saya tema yang banyak dibahas oleh para pengkhotbah dan penulis buku sekitar 40 tahun yang lalu adalah soal "berkemangan." Itu beda dari tema yang banyak disukai orang masa kini, yaitu di sekitar soal sukses yang lebih menekankan hal-hal materiil dan bumiah.
Hal ini menunjukkan bahwa memang sudah terjadi pergeseran jauh dalam cara orang memahami jati hidup Kristen. Beda tersebut antara melihat hidup Kristen sebagai peperangan rohani atau sebagai tamasya rohani. Alkitab mengungkapkan bahwa hidup Kristen adalah suatu paradoks. Di satu pihak kita memang terus menerus merayakan anugerah Allah dalam Kristus yang telah menang menjadi penyelamat kita. Pada saat yang sama perayaan tersebut belum klimaks dan kemenangan Kristus masih harus kita jalani dan gumuli dalam perjuangan kita mengambil kemenangan-Nya dalam keseharian kita. Sebab, seperti kata Mazmur 23, Ia menyediakan hidangan, mengurapi kepala kita dengan minyak, piala kita melimpah... di hadapan musuh-musuh kita.
Bagaimana kita boleh memiliki hidup berkemangan? Ini bukan saja tetap relevan, tetapi juga lebih tepat ketimbang bagaimana kita boleh sukses. Jawabnya terdapat dalam dua ayat di atas, keduanya lahir dari konteks perang fisik dan perang iman yang nyata. Daud sudah berhasil mengalami perlindungan dan pemberdayaan Allah. Rahasianya - "hanya dekat Allah saja." Orang Kristen yang tiba di hadirat-Nya jelas sudah menang. Rahasia mereka? Karena terus menerus berlindung dan mengenakan kuasa penebusan dan pengudusan darah Yesus serta menjadikan perkataan firman Allah menjadi kesaksian hidup mereka sendiri.
Ingat kita bukan sedang tamasya, kita sedang berperang namun sambil merayakan kemenangan Kristus. Siaga, dekat Allah, mengandalkan kemenangan Kristus, sambil bersenjatakan firman - hendaknya terus menjadi ciri kehidupan keseharian kita.

Jumat, 07 Juni 2013

Pelayanan Doa Syafaat

Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu; aku akan mengajarkan kepadamu jalan yang baik dan lurus. - 1 Samuel 12:23
...setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, akupun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia... Efesus 1:15-17
Bagaimanakah supaya syukur dan sembah karena sesuatu yang terjadi dalam kehidupan orang lain menyemaraki doa-doa kita? Mengapa kebanyakannya kita tidak merasa berdosa karena tidak mendoakan pihak selain diri dan keluarga sendiri? Apa yang harus berubah dalam kita agar visi dan cakupan doa-doa kita meluas dan makin jelas?

Kamis, 06 Juni 2013

Damai yang Membentengi dan Meronda Hati

Aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku. Ya kekuatanku, bagi-Mu aku mau bermazmur; sebab Allah adalah kota bentengku, Allahku dengan kasih setia-Nya. - Mazmur 59:17-18
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus - Filipi 4:6-7
Sedikit dari kita pernah mengalami situasi yang melatarbelakangi mazmur ini. Bayangkan Daud yang masih muda dan baru mulai menjalani panggilan yang Allah percayakan kepadanya, harus menanggung kebencian, ancaman, tekanan, bahkan usaha jahat yang ingin mencabut nyawanya., Bukan dari sembarang musuh, tetapi dari orang yang seyogianya membimbing dia, mertuanya sendiri, raja Saul.
Situasi dan kondisi luar tidak boleh diizinkan untuk mengaduk-aduk suasana batin kita dalam hubungannya dengan Allah. Maka senada mazmur Daud yang di tengah ancaman bahaya justru menemukan kekuatan untuk bermazmur tentang kekuatan dan kesetiaan Allah, demikian juga Paulus mengnjurkan kita untuk menemukan "benteng" terpercaya bagi hati kita dalam tekanan dan ancaman dari dunia jahat ini: yaitu, damai sejahtera Allah.
Maka, jangan bayangkan damai sejahtera seumpama perasaan tenang sesuai kesanggupan batin kita. Damai sejahtera Allah itu dahsyat dan perkasa, dan akan berperan seolah benteng atau perisai untuk pikiran dan perasaan kita yang lemah dan bisa terombang-ambing. Damai sejahtera Allah itu tidak pasif, melainkan aktif meronda terhadap semua kekuatan jahat dari luar dan menopang kondisi batin kita. Karenanya, kita bisa tidak kuatir, sejahtera, bahkan bersyukur akan kekuatan Allah yang penuh anugerah dan setia itu.

Damai yang Meronda Hati

Aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku. Ya kekuatanku, bagi-Mu aku mau bermazmur; sebab Allah adalah kota bentengku, Allahku dengan kasih setia-Nya. - Mazmur 59:17-18
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus - Filipi 4:6-7
Sedikit dari kita pernah mengalami situasi yang melatarbelakangi mazmur ini. Bayangkan Daud yang masih muda dan baru mulai menjalani panggilan yang Allah percayakan kepadanya, harus menanggung kebencian, ancaman, tekanan, bahkan usaha jahat yang ingin mencabut nyawanya., Bukan dari sembarang musuh, tetapi dari orang yang seyogianya membimbing dia, mertuanya sendiri, raja Saul.
Situasi dan kondisi luar tidak boleh diizinkan untuk mengaduk-aduk suasana batin kita dalam hubungannya dengan Allah. Maka senada mazmur Daud yang di tengah ancaman bahaya justru menemukan kekuatan untuk bermazmur tentang kekuatan dan kesetiaan Allah, demikian juga Paulus mengnjurkan kita untuk menemukan "benteng" terpercaya bagi hati kita dalam tekanan dan ancaman dari dunia jahat ini: yaitu, damai sejahtera Allah.
Maka, jangan bayangkan damai sejahtera seumpama perasaan tenang sesuai kesanggupan batin kita. Damai sejahtera Allah itu dahsyat dan perkasa, dan akan berperan seolah benteng atau perisai untuk pikiran dan perasaan kita yang lemah dan bisa terombang-ambing.Damai sejahtera Allah itu tidak pasif, melainkan aktif meronda terhadap semua kekuatan jahat dari luar dan menopang kondisi batin kita. Karenanya, kita boleh tidak kuatir, sejahtera, bahkan bersyukur akan kekuatan Allah yang penuh anugerah dan setia itu.

Sabtu, 01 Juni 2013

UJIlah Allah? Atau, diri sendiri?

Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. - Maleakhi 3:10
Mungkin Anda seperti saya, ada masalah dengan cara orang memakai ayat ini secara kurang tepat. Ayat ini - seperti juga semua isi Alkitab lainnya - harus dilihat dalam konteks aslinya. Karena itu, tidak benar bila kita memakai ayat ini secara legalistis. Juga bila kita menjadikan kebiasaan memberi persepuluhan yang legalistis sebagai dasar untuk mengklaim pemliharaan Tuhan.
Namun, dengan tetap waspada tentang penyalahgunaan di atas, janganlah kita luput dari menangkap tekanan kuat yang Allah tegaskan dalam perintah-Nya ini. Tidak pernah ada ayat Alkitab yang mengizinkan kita menguji apalagi memerintahkan kita unutk mencobai Allah. Sikap menguji Allah ini justru mengundang hukuman berat dari Allah atas umat-Nya Israel di padang gurun.
Tetapi, bertolak belakang dari kenyataan tadi, kini Allah sendiri justru yang mengundang umat-Nya untuk mencobai atau menguji Dia, Yaitu, apabila mereka setia dalam bersyukur, dalam mengingat kebaikan-Na, dalam memerhatikan kebutuhan operasional dan para pelayan-Nya di Bait-Nya, maka itu semacam kesempatan untuk menguji atau membuktikan betapa limpah pemeliharaan Allah atas mereka akan mereka alami.
Karena itu, marilah kita awali bulan baru ini dengan menghormati Allah dengan penghasilan kita. Mari terbuka pada pimpinan Roh yang akan mengingatkan dan menaruh dalam hati Anda, ke mana saja baiknya Anda menujukan persembahan Anda dari penghasilan bulan lalu untuk bulan ini. Ini kesempatan untuk bersyukur sekaligus untuk melihat bagaimana Ia tidak akan membiarkan Anda dan keliarga terlantar bila mendahulukan kepentingan-Nya.