Senin, 12 September 2016

Allah yang Menakjubkan

Siapa menakar samudra dengan lekuk tangannya, atau mengukur (harfiah: mengatur) angkasa dengan jengkal? Siapa menakar tanah bumi dengan takaran atau menimbang gunung dan bukit dengan dacing? (Yesaya 40:12)
Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" -- Markus 9:23


Seberapa berat/besar masalah pribadi/keluarga/kerja/pelayanan kita sampai kita kehilangan harapan dan menganggap situasi/kondisi kita mustahil? Muskil mana dibandingkan dengan Israel di masa pembuangan di kerajaan adi-daya Babel? Mungkinkah mereka bebas kembali, balik ke tanah mereka sendiri? Berat mana? Besar mana? Muskil mana? Kepada situasi Israel di Babel Allah mengajak mereka menimbang ini: Bayangkan air hujan, air di semua sungai, air di semua teluk dan selat, air di semua laut dan samudra, semua air tanah... Menurut Google semua air di lautan, laut dan teluk adalah 1338 juta km3 (1,338,000,000,000,000 liter)! Semua air berbentuk es, glacier, salju abadi 24 jt km3, air dalam tanah 23,4 jt km3, air segar 10,53 jt km3. Dan menurut wahyu Tuhan kepada Yesaya semua itu hanya perlu satu (digunakan kata benda tunggal bukan majemuk) lekuk telapak Tuhan untuk menampungnya. Lagi: bumi ada di tata surya, tata surya kita hanya satu dari jutaan tata surya dalam galaxy kita (bukan Samsung galaxy 7! :) ), dan galaxy kita hanya satu titik di alam semesta ini. Firman Tuhan: hanya dengan menjengkal Ia mengatur semua yang dahsyat itu! Teruskan dengan wahyu berikut: menimbang semua debu, semua gunung dan bukit dst.... Dahsyat!? Dahsyat mana itu semua dibanding penyataan tangan Adonai YHWH memeluk, memberi makan, menuntun kita kawanan domba-Nya? Jadi, menjalani kehidupan ini, apa atau siapakah yang harus kita lihat, cari, percayai, besarkan/agungkan?
Aku percaya, tolonglah aku yang kurang percaya ini! (Markus 9:24)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar