Jumat, 27 Januari 2012

Membaca dengan Tujuan

Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu. 2 Timotius 2:15

Bagaimana supaya pembacaan kita akan Alkitab memberi pertumbuhan? Ada dua cara berbeda tentang pembacaan Alkitab yang membuat orang mendapatkan manfaat sebanyak-banyaknya darinya. Pertama adalah langsung membacanya berulang kali, untuk mendapatkan perspektif menyeluruh. Yang lainnya ialah mempelajari bagian tertentu secara rinci – memilih beberapa ayat, menempatkannya dalam konteksnya dan menggalinya. Anda boleh menyebut kedua cara itu, cara membaca makrokosmis dan mikrokosmis.

            Untuk kedua cara itu, baiknya membuat beberapa pertanyaan untuk dikenakan kepada teks itu. Berikut adalah pertanyaan yang menolong:

            Apa yang bagian Alkitab ini katakan kepada saya tentang Allah? Orang yang bijak akan selalu membaca Alkitab mulai dari pertanyaan ini.

            Apa yang bagian Alkitab ini perlihatkan tentang hidup? Pertanyaan ini membuka mata saya untuk memerhatikan jalan benar dan salah untuk hidup, berbagai jenis situasi di mana orang menemukan diri mereka, jalan iman dengan kesukaran dan kesukaannya, berbagai keadaan emosi dan pencobaan yang menjebak manusia, dan banyak macam realitas keberadaan manusia seperti yang dipaparkan oleh bagian Alkitab bersangkutan.

            Apa arti semua ini untuk saya dalam hidup saya di sini dan kini? Pada pokok ini saya mulai merenung dan berdoa sambil saya membawa tugas tertentu atau tekanan hidup yang sedang saya hadapi ke bagian Alkitab tersebut, dan mengaitkannya dengan pengenalan akan Allah dan kehendak-Nya serta jalan-jalan yang telah diberikan oleh bagian Alkitab itu kepada saya.


Periksa metode Anda membaca Alkitab dalam terang uraian di atas.

Tuhan, buatlah aku bersedia untuk belajar dan berubah.

Dikutip dari Bapa Surgawi Mengasihimu oleh Dr James I Packer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar